Kereta Api Jadi Moda Favorit Pemudik Lebaran 2026, Kemenhub Catat Hampir 11 Juta Pengguna Transportasi Umum


JurnalPatroliNews – Jakarta — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah. Selama periode 13 hingga 21 Maret 2026, jumlah pengguna transportasi umum mencapai 10.887.584 orang.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, menyatakan bahwa meskipun volume pemudik cukup besar, kondisi di lapangan tetap terkendali.

“Moda transportasi yang paling banyak digunakan masyarakat hingga saat ini masih didominasi oleh kereta api,” ujarnya di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Berdasarkan data kumulatif, kereta api menjadi pilihan utama dengan jumlah pengguna mencapai 3.349.343 orang. Posisi berikutnya ditempati angkutan penyeberangan sebanyak 2.664.004 orang, disusul angkutan udara 2.397.192 orang.

Sementara itu, angkutan bus digunakan oleh 1.693.931 penumpang, dan angkutan laut mencatatkan 783.114 pengguna selama periode tersebut.

Dari sisi ketepatan waktu, layanan perkeretaapian menunjukkan performa terbaik dengan tingkat ketepatan di atas 97 persen. Angkutan laut dan penyeberangan juga mencatat kinerja yang cukup baik, sementara angkutan udara—terutama penerbangan internasional—serta bus masih menghadapi tantangan terkait ketepatan waktu.

Menjelang arus balik Lebaran, Kemenhub mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk datang lebih awal ke terminal atau stasiun, menyiapkan dokumen perjalanan, serta menjaga kondisi kesehatan.

Selain itu, masyarakat juga diminta menggunakan layanan transportasi resmi dan membawa barang secukupnya guna menjaga kenyamanan selama perjalanan.

Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah dan pemangku kepentingan serta kepatuhan masyarakat, arus mudik dan balik Lebaran 2026 diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.