Layanan Listrik Cepat di Huntara Aceh Tamiang, Warga Apresiasi Kesiapsiagaan PLN

JurnalPatroliNews – Jakarta – Masuknya warga terdampak bencana ke Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang disertai dengan kesiapan layanan kelistrikan dari PT PLN (Persero) yang mendapat sambutan positif.

Kecepatan penyambungan listrik serta kehadiran petugas siaga membuat aktivitas warga dapat berjalan lancar sejak hari pertama menempati hunian sementara tersebut.

Untuk memastikan keandalan pasokan listrik, PLN menurunkan 60 personel khusus yang berjaga di kawasan Huntara. Tim ini bertanggung jawab atas proses penyambungan, pengoperasian jaringan, hingga penanganan cepat jika terjadi kendala kelistrikan, dengan dukungan infrastruktur yang telah disiapkan sebelumnya.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, menyampaikan apresiasinya terhadap respons sigap PLN yang dinilai berhasil membangun kolaborasi lintas sektor dalam menyiapkan hunian sementara yang layak bagi masyarakat terdampak bencana.

“Saya mengapresiasi langkah cepat PLN yang bersinergi dengan berbagai pihak sehingga warga bisa langsung menikmati penerangan di hunian sementaranya,” ujar Bima dalam keterangan tertulis, Sabtu, 10 Januari 2026.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa percepatan layanan listrik dan penempatan petugas siaga merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung program Danantara yang diamanatkan pemerintah.

“Secara bersamaan di tiga provinsi lokasi Huntara, PLN menyiapkan pasokan listrik untuk sekitar 15 ribu unit hunian. Di Aceh Tamiang sendiri, layanan kelistrikan kami dukung untuk 600 unit Huntara beserta fasilitas umumnya,” jelas Darmawan.

Sementara itu, General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, menjelaskan bahwa sistem kelistrikan di Huntara Aceh Tamiang dirancang fleksibel dan mampu menyesuaikan kebutuhan warga.

“Saat ini daya terpasang sementara sebesar 219 kVA, namun kapasitas maksimal yang kami siapkan mencapai 600 kVA. Sistem tersebut ditopang oleh dua trafo 250 kVA dan satu trafo 100 kVA, serta pembangunan 59 tiang listrik dengan jaringan kabel sepanjang 3.628 meter,” ungkap Eddi.

PLN juga menegaskan akan terus mempercepat pembangunan dan penyambungan jaringan listrik, baik untuk Huntara maupun Rumah Hunian Tetap (Huntap), di berbagai daerah terdampak bencana. Langkah ini dilakukan agar setiap hunian yang telah siap dapat segera digunakan masyarakat dengan pasokan listrik yang stabil dan andal.