Mahasiswa Akuntansi Universitas Pamulang Gelar PKM, Latih Literasi Keuangan Digital Anak Yayasan Yasmin

JurnalPatroliNews – Depok – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (Unpam) sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Kegiatan edukatif yang menyasar pemenuhan pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut diselenggarakan di Yayasan Yatim dan Dhuafa Yasmin, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

Dalam aksi sosial ini, tim mahasiswa mengusung tema besar mengenai peningkatan literasi keuangan anak asuh melalui pemanfaatan instrumen teknologi digital dalam pencatatan keuangan sederhana.

Langkah ini dirancang secara taktis guna memberikan pemahaman mendalam bagi anak-anak binaan yayasan mengenai pentingnya mengelola aset keuangan personal sejak usia dini.

Tim mahasiswa yang terjun langsung menggerakkan program ini terdiri atas Elika Rahmawati, Ratu Marsaa Haaniyah, Revalina Sapitri, dan Syafina Faza Utami.

Aktivitas pengabdian lapangan ini berjalan secara terstruktur di bawah bimbingan langsung dosen pendamping, Wiwik Hasbiyah AN., S.H.I., M.A.

Rendahnya Pemahaman Finansial Anak Menjadi Urgensi Utama

Pelaksanaan PKM ini dilatarbelakangi oleh fakta objektif di lapangan mengenai masih rendahnya kesadaran literasi keuangan pada fase usia anak-anak di era modern.

Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan oleh tim Unpam, mayoritas anak asuh di yayasan tersebut belum memahami metode manajemen pengalokasian dana secara terencana.

Sebagian besar anak-anak terpantau cenderung membelanjakan sisa uang saku mereka tanpa adanya skala prioritas serta belum terbiasa mencatat sirkulasi pemasukan dan pengeluaran harian.

Kondisi tersebut dinilai rawan memicu pembentukan perilaku konsumtif yang tidak sehat ketika mereka beranjak dewasa kelak akibat tidak adanya fondasi edukasi finansial.

Melihat urgensi tersebut, tim PKM Unpam hadir menawarkan formula edukasi interaktif yang mencakup pengenalan konsep menabung hingga teknik memisahkan antara kebutuhan esensial dan keinginan sesaat.

Pelaksanaan Program Berlangsung Interaktif Bersama Belasan Santri

Agenda PKM yang berlangsung pada Minggu (10/5/2026) ini diikuti secara antusias oleh sedikitnya 14 santri dan santriwati dengan rentang usia variatif dari 5 hingga 17 tahun.

Kehadiran para mahasiswa ini disambut hangat oleh jajaran pengurus Yayasan Yatim dan Dhuafa Yasmin yang mengapresiasi relevansi materi yang dibawakan bagi pembentukan karakter mandiri anak asuh.

Penyampaian materi dilakukan dengan gaya penyajian visual yang atraktif serta mengadopsi pilihan bahasa sederhana agar substansi akuntansi dasar dapat diserap dengan mudah.

Anak-anak yayasan tidak hanya bertindak sebagai pendengar pasif, melainkan terlibat aktif dalam sesi diskusi interaktif dan simulasi pemecahan masalah keuangan sehari-hari.

Transformasi Gawai Menjadi Alat Pencatatan Keuangan Produktif

Memasuki sesi inti, para peserta dibimbing langsung untuk melakukan praktik pencatatan sirkulasi arus kas keluar dan masuk secara sistematis.

Pada tahapan ini, tim PKM Unpam mulai mengenalkan fungsionalitas teknologi digital sebagai alat bantu pencatatan keuangan agar menjadi lebih rapi, efisien, dan menarik.

Edukasi ini sengaja ditanamkan untuk mengubah pola pikir anak-anak agar tidak hanya memandang gawai pintar sebagai sarana hiburan (entertainment) semata, melainkan sebagai alat produktif.

Efektivitas jalannya program ini terukur secara valid melalui sesi evaluasi kuis komprehensif yang digelar di penghujung acara oleh tim mahasiswa.

Hasil pengujian parameter menunjukkan mayoritas peserta telah mampu menguasai indikator dasar pengelolaan keuangan serta teknik pencatatan digital secara mandiri.

Melalui sinergi akademis ini, Universitas Pamulang berkomitmen untuk terus konsisten menghadirkan kontribusi nyata yang berdampak luas bagi peningkatan mutu pendidikan masyarakat.

Sebagai bentuk pemenuhan aspek keberimbangan informasi bagi publik, media ini membuka ruang hak jawab maupun klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.

Komentar