NasDem Singgung Jokowi Nyapres Lagi, Pengamat: Basa-basi Penting untuk Senangkan Presiden

  • Whatsapp
Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh [suara.com/Nikolaus Tolen]

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago tidak melihat ada kesan mendukung presiden tiga periode dari pernyataan Ketua Umum NasDem Surya Paloh kepada Presiden Jokowi.

Diketahui Paloh mengungkapkan bahwa NasDem akan menjadikan Jokowi capres apabila tidak terhalang konstitusi yang membatasi jabatan presiden maksimal dua periode.

BACA JUGA :

Pangi menilai pernyataan Paloh itu sebagai bentuk ungkapan cinta NasDem terhadap Jokowi.

“Kalau mendukung sih nggak. Sebenarnya itu bahasa bahwa NasDem masih mencintai Jokowi, nggak mau meningalkan Jokowi. Cuma kan dalam tradisi politik kita kan basa-basi itu penting kan untuk menyenangkan presiden kan wajar,” kata Pangi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (11/11/2021).

Selain ungkapan cinta, pernyataan Paloh dinilai sebagai bentuk keloyalan NasDem terhadap Jokowi.

“Itu kan sebenarnya sindiran-sindiran saja, bahasa-bahasa bersayap, itu kan majas gitu ya. Kan kalau boleh, di undang-undang kan enggak boleh. Tetapi bahwa bagi NasDem tetap Jokowi di hati NasDem, di hati Surya Paloh bersahabat,” tutur Pangi.

“Tetap ingin berjuang. Selanjutnya, maksudnya pilihannya NasDem kalau bisa sama dengan pilihan Jokowi kan gitu ke depannya, sama berjuang bersama,” kata Pangi.

NasDem Bicara Jokowi Capres Lagi

Ketua Umum NasDem Surya Paloh berbicara sosok Jokowi yang dinilai masih pantas untuk menjabat sebagai presiden. Hal itu tentu dapat dilakukan jika jabatan presiden tidak dibatasi maksimal dua periode.

Pos terkait