Banjir & Longsor Sumbar Kian Parah! DPR Minta Pendataan Dipercepat

JurnalPatroliNews – Jakarta – Anggota DPR RI Alex Indra Lukman mendesak pemerintah daerah di Sumatera Barat segera merampungkan pendataan dampak banjir dan longsor yang melanda tujuh kabupaten dan kota di wilayah tersebut. Pendataan itu diminta diselesaikan sebelum masa tanggap darurat berakhir pada 8 Desember 2025.

Menurut Wakil Ketua Komisi IV DPR itu, percepatan verifikasi kerusakan dan kebutuhan warga sangat menentukan langkah penanganan lanjutan. Ia menegaskan bahwa data yang lengkap menjadi kunci dalam menetapkan status bencana, baik tingkat daerah maupun kemungkinan peningkatan menjadi bencana nasional.

Alex menilai pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan kota tidak boleh menunda proses pendataan selama masa tanggap darurat.

Ia menyebut bahwa rencana pemulihan serta rincian kebutuhan yang terdokumentasi dengan baik akan mempermudah pemerintah pusat menyalurkan dukungan secara terarah.

“Pusat tidak akan lepas tangan bila datanya lengkap dan implementatif,” ujar Alex, dikutip dari laman DPR, Minggu (30/11/2025).

Bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor itu dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sepanjang 22–27 November. Dampaknya merata di sejumlah daerah, menyebabkan kerusakan infrastruktur, terganggunya jalur transportasi, serta mengakibatkan ribuan warga terdampak.

Alex juga menyoroti dukungan pemerintah pusat yang telah terlihat sejak Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pengiriman bantuan menggunakan empat pesawat menuju tiga provinsi terdampak, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain itu, dua helikopter turut disiagakan untuk memperkuat distribusi bantuan ke lokasi-lokasi yang sulit dijangkau lewat jalur darat.

Menurutnya, kondisi fiskal daerah di Sumbar sangat terbatas, terlebih setelah adanya pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat.

Karena itu, ia menilai bahwa kecepatan dan ketepatan pemerintah daerah dalam menyusun data kerusakan akan menjadi faktor penentu keberlanjutan bantuan.

Alex menutup pernyataannya dengan mengapresiasi seluruh aparat dan relawan yang terlibat dalam proses evakuasi, pencarian korban, dan penyaluran bantuan darurat.