Penemuan Kerangka Manusia di Rumah Kosong Nogotirto: Polisi Tunggu Hasil Uji DNA

JurnalPatroliNews – Jakarta – Masyarakat di kawasan Nogotirto, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di sebuah rumah kosong pada Selasa, 3 Februari 2026.

Penemuan tersebut bermula saat pemilik rumah berinisial SRS (60) bersama anaknya, FS (21), mendatangi properti milik mereka yang sudah lama tidak dihuni untuk melakukan pembersihan rutin.

Namun, saat memasuki rumah, mereka menemukan kejanggalan berupa sebuah sepeda motor dan helm yang telah tertutup debu tebal di dalam ruangan.

Merasa curiga dengan keberadaan kendaraan tersebut, pemilik rumah segera memanggil ketua RT setempat dan seorang warga untuk bersama-sama melakukan pengecekan ke seluruh bagian rumah.

Saat menyisir lantai atas, keempat saksi menemukan tumpukan tulang belulang yang dipastikan sebagai kerangka manusia tepat di depan pintu salah satu kamar tidur.

Temuan ini segera dilaporkan ke pihak Polsek Gamping yang kemudian berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polresta Sleman untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, menjelaskan bahwa saat ini kerangka tersebut telah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.

Tim medis menggunakan metode odontologi forensik (pemeriksaan gigi) dan pengambilan sampel DNA guna menentukan identitas korban.

Berdasarkan pemeriksaan awal terhadap tulang belulang, petugas menyatakan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada kerangka tersebut, meskipun penyebab pasti kematian masih harus menunggu hasil otopsi lengkap.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman melalui pemeriksaan saksi-saksi dan penelusuran identitas pemilik sepeda motor yang ditemukan di lokasi kejadian.

Polresta Sleman mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam waktu yang cukup lama untuk segera melapor guna membantu proses pencocokan data primer dan sekunder.

Penyelidikan intensif terus dilakukan untuk memastikan apakah korban merupakan penghuni liar atau memiliki kaitan tertentu dengan properti kosong tersebut.