JurnalPatroliNews – Jakarta – Kecelakaan tunggal yang mengakibatkan korban hanyut terjadi di Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, pada Sabtu (11/4) malam. Sebuah sepeda motor yang ditumpangi dua remaja asal Cilacap menabrak pembatas jalan hingga terjun ke dalam aliran sungai.
Insiden tersebut melibatkan dua orang perempuan berusia 18 tahun, yakni Rini dan Aurel Jeni Prabela. Dalam kejadian tersebut, Rini berhasil diselamatkan dari aliran sungai, namun rekannya, Aurel Jeni Prabela, dinyatakan hilang karena diduga kuat terbawa arus sungai yang cukup deras.
Koordinator Tim SAR Gabungan Cilacap, Amin Riyanto, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa upaya pencarian masih terus dilakukan hingga saat ini.
“Satu orang berhasil diselamatkan, sementara satu orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan,” ujar Amin Riyanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/4).
Kronologi Kejadian Kecelakaan dilaporkan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Sepeda motor yang mereka kendarai kehilangan kendali hingga menghantam pembatas jalan dan langsung terjun ke sungai. Benturan yang keras menyebabkan kedua korban terlempar ke dalam air.
Saksi mata yang berada di lokasi kejadian segera melaporkan musibah tersebut kepada petugas Damkar Banyumas, yang kemudian diteruskan ke Unit Siaga SAR (USS) Banyumas dan Kantor SAR Cilacap untuk permohonan bantuan pencarian dan pertolongan.
Upaya Pencarian Segera setelah menerima laporan, tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi untuk melakukan koordinasi dengan pihak keluarga serta melaksanakan asesmen awal di titik jatuhnya korban. Petugas melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga dini hari.
“Tim SAR gabungan telah melakukan koordinasi dan asesmen di lapangan. Hingga pukul 01.00 WIB, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan penyintas (survivor),” tambah Amin.
Operasi pencarian dilanjutkan pada pagi hari ini dengan memperluas radius penyisiran di sepanjang aliran sungai. Petugas mengimbau warga di sekitar bantaran sungai untuk segera melapor jika menemukan benda atau tanda-tanda yang berkaitan dengan korban.














