Heboh! Lansia Tewas dengan Luka Kepala di Banyumas, Polisi Dalami Motif Pelaku

JurnalPatroliNews | Banyumas – Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas tengah mengusut kasus kematian seorang pria lanjut usia berinisial EM (67) yang ditemukan tidak bernyawa di kediamannya di Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Korban diduga meninggal akibat tindak kekerasan setelah petugas menemukan luka serius di bagian kepala.

Peristiwa tersebut pertama kali terungkap pada Sabtu (27/6/2026) setelah polisi menerima laporan dari seorang warga berinisial MIA (40). Berdasarkan informasi awal, dugaan tindak pidana itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di sebuah rumah di Jalan Masjid Baru, RT 03 RW 09, Kelurahan Arcawinangun.

Sebelum penemuan jasad korban, istri EM yang berinisial IR disebut sempat meminta bantuan warga lantaran sepeda motor miliknya diduga hilang. Saat dilakukan pengecekan di dalam rumah, korban ditemukan telah meninggal dunia.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi, mengatakan petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat hantaman benda tumpul.

“Hasil olah TKP sementara menunjukkan korban mengalami luka serius di bagian kepala yang diduga disebabkan oleh kekerasan menggunakan benda tumpul,” ujar Petrus dalam keterangannya, Minggu (28/6/2026).

Meski demikian, kepolisian menegaskan penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan forensik lebih lanjut.

Saat ini, tim penyidik masih bekerja mengumpulkan alat bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta mendalami kemungkinan motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku maupun motif di balik kejadian ini. Semua keterangan saksi dan barang bukti sedang kami dalami,” jelas Petrus.

Polisi juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam membantu proses pengungkapan perkara. Warga yang mengetahui informasi ataupun melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi kejadian diminta segera melapor kepada aparat kepolisian.

“Kami mengajak masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait peristiwa ini agar segera menyampaikannya kepada penyidik. Informasi dari masyarakat sangat membantu dalam mempercepat pengungkapan kasus,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, polisi belum menetapkan tersangka maupun mengungkap motif pasti dalam kasus tersebut. Penyelidikan masih terus berlangsung guna memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan kematian korban dapat terungkap secara menyeluruh.

Komentar