Digitalisasi Koperasi Dipacu! Menkop Ferry Kagum UKSW Dirikan Sekolah Digital

JurnalPatroliNews – Salatiga – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyambut baik pendirian Sekolah Digital Koperasi yang diinisiasi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) sebagai langkah strategis mengakselerasi program digitalisasi koperasi yang sedang digencarkan Kementerian Koperasi (Kemenkop).

Keberadaan sekolah ini juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Menkop Ferry menilai pendirian Sekolah Digital Koperasi UKSW merupakan terobosan penting bagi percepatan digitalisasi koperasi desa yang saat ini menjadi prioritas nasional.

Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah UKSW dalam membangun pusat pendidikan digital koperasi.

“Apa yang dicetuskan UKSW ini sangat dibutuhkan untuk menyebarkan proses digitalisasi yang akan dilakukan di Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya dalam acara Sharing Session bertema “Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih” di Balairung UKSW, Selasa (2/12).

Ia menegaskan bahwa akademisi memiliki peran strategis dalam mendukung program nasional seperti Kopdes/Kel Merah Putih.

Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan gerakan koperasi dianggap menjadi pondasi baru arah pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, karya dan inovasi akademisi mampu memperkuat efektivitas kebijakan pemerintah.

Meskipun demikian, Menkop Ferry mengingatkan pentingnya menyeimbangkan digitalisasi dengan penguatan sektor riil koperasi.

Ia menilai digitalisasi tidak akan optimal tanpa aktivitas bisnis koperasi yang berkembang. “Jangan sampai digitalisasinya maju, tetapi sektor riilnya tidak bergerak,” jelasnya.

Dalam paparannya, Menkop Ferry menjelaskan sejumlah kebijakan baru pemerintah terkait perluasan ruang usaha koperasi di sektor strategis, termasuk pengelolaan tambang hingga 2.500 hektare, sumur minyak rakyat, serta skema inti–plasma kebun sawit. Ia juga menyinggung reformasi pendidikan koperasi, termasuk transformasi Ikopin menjadi BLU di bawah Kemenkop.

Rektor UKSW, Prof. Dr. Intiyas Utami, menegaskan komitmen kampus untuk mendukung kebijakan nasional, terutama Kopdes/Kel Merah Putih. Menurutnya, kekuatan koperasi terletak pada konektivitas dan kolaborasi yang kini dapat diperkuat melalui teknologi.

UKSW telah menginisiasi berbagai program digitalisasi, termasuk pembentukan klinik digitalisasi di NTT dan pengembangan aplikasi koperasi digital yang siap digunakan untuk transaksi pembayaran, simpan pinjam, hingga potensial menjadi platform e-commerce koperasi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menilai program Kopdes/Kel Merah Putih sebagai solusi nyata bagi persoalan desa seperti kemiskinan dan pengangguran.

Ia menekankan perlunya penguatan SDM koperasi melalui dukungan akademisi agar percepatan profesionalisasi koperasi desa dapat terwujud.

“Mari kita bangun Indonesia dari desa,” tutupnya.