JurnalPatroliNews – Jakarta – Aparat kepolisian jajaran Polresta Besar (Polrestabes) Makassar akhirnya berhasil meringkus seorang pria berinisial DR yang menginjak usia 29 tahun.
Pria tersebut merupakan buronan yang masuk dalam daftar pencarian orang atas kasus dugaan penyekapan dan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi dari salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Proses penangkapan dramatis terhadap pelaku berhasil dieksekusi di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Kota Surabaya, Jawa Timur.
Berdasarkan dokumentasi rekaman video yang beredar, proses penangkapan terhadap DR dilakukan oleh tim kepolisian saat yang bersangkutan baru saja turun dari atas dek kapal laut.
Sejumlah personel polisi berpakaian preman tampak sudah bersiaga dan berjaga ketat di area pintu keluar penumpang kapal guna memastikan target tidak lolos.
Petugas kepolisian dengan sabar memantau satu per satu penumpang lain yang melangkah turun. Begitu pelaku yang terlihat mengenakan penutup kepala berupa topi dan jaket hoodie berwarna abu-abu muncul di garbarata, dua orang petugas langsung bergerak cepat menyergapnya.
Pelaku kemudian segera digiring menjauh dari kerumunan penumpang lainnya dengan kondisi kedua tangan terikat erat menggunakan tali pengikat plastik atau tali tis.
Pelarian Jalur Laut Berhasil Terendus Intelijen Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengonfirmasi bahwa setelah operasi penangkapan di Surabaya sukses dilakukan, tersangka DR langsung diterbangkan kembali menuju Kota Makassar untuk menjalani proses hukum lanjutan.
Arya menjelaskan bahwa pelaku diamankan tanpa adanya tindakan perlawanan berarti saat menapakkan kaki di dermaga Surabaya, dan telah tiba di Makassar sejak malam tadi.
Pihak kepolisian membeberkan bahwa pelaku DR sebenarnya sempat berhasil meloloskan diri dari upaya penyergapan pertama yang dilakukan petugas di lokasi kejadian perkara.
Setelah lolos, pria yang diketahui berasal dari Kabupaten Bulukumba tersebut memilih melarikan diri ke pulau Jawa melalui jalur laut ke arah Surabaya karena menyadari bahwa dirinya tengah menjadi buruan utama polisi.
Namun, langkah pelariannya berhasil dideteksi dini oleh tim siber dan intelijen kepolisian hingga akhirnya berujung pada penangkapan.
Saat ini, DR telah resmi dijebloskan ke dalam sel tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Mapolrestabes Makassar.
Peristiwa kelam ini sebelumnya menimpa seorang mahasiswi kampus swasta di Kota Makassar yang menjadi korban tindak pidana penyekapan serta kekerasan seksual di sebuah rumah yang terletak di kawasan perumahan elite.
Ironisnya, insiden memilukan tersebut terjadi di saat korban tengah berjuang mencari informasi lowongan pekerjaan.














