JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru pada Selasa (4/11/2025). Revitalisasi besar-besaran ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) yang terus meningkat di kawasan pusat perniagaan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Dalam pantauan di lapangan, wajah baru Stasiun Tanah Abang tampak jauh lebih modern dengan desain fasad yang luas dan elegan. Area lantai dua menampilkan ornamen berbentuk oval yang menonjolkan kesan futuristik pada bangunan tersebut.
Tidak hanya tampilan fisik yang berubah, kawasan di sekitar stasiun kini tertata lebih rapi dan bebas dari pedagang kaki lima.
Pemerintah juga membangun jalur khusus bagi pejalan kaki untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna transportasi umum.
Kapasitas stasiun mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya hanya mampu menampung sekitar 141.000 penumpang per hari, kini Stasiun Tanah Abang Baru bisa melayani hingga 380.000 penumpang.
Untuk layanan KRL Jabodetabek, terdapat dua rute utama yang beroperasi di stasiun ini, yaitu Cikarang–Tanah Abang–Pasar Senen–Cikarang dan Tanah Abang–Rangkasbitung.
Nilai investasi revitalisasi Stasiun Tanah Abang mencapai Rp380 miliar. Proyek ini dimulai sejak peletakan batu pertama pada 30 April 2023 dan selesai pada awal 2025.
Stasiun yang menjadi salah satu simpul transportasi tersibuk di ibu kota ini mulai beroperasi penuh sejak Februari 2025.
Revitalisasi ini diharapkan mampu menghadirkan kenyamanan baru bagi penumpang, mengurangi kepadatan di area sekitar Tanah Abang, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Jakarta dan sekitarnya.














