JurnalPatroliNews – Jakarta -Momentum arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mencapai puncaknya di Stasiun Surabaya Pasar Turi pada Minggu, 4 Januari 2026. Berdasarkan data terkini, tercatat sebanyak 13.950 penumpang memadati stasiun legendaris di Kota Pahlawan tersebut.
Jumlah ini terbagi atas 6.643 penumpang yang berangkat menuju berbagai kota besar serta 7.307 penumpang yang baru tiba di Surabaya.
Kepadatan penumpang sudah terlihat sejak pagi hari dan diprediksi akan terus bertambah hingga jadwal keberangkatan kereta terakhir nanti malam. Sejumlah kereta api menjadi primadona selama masa arus balik ini, di antaranya KA Argo Semeru, KA Ambarawa Ekspres, KA Jayabaya, dan KA Sancaka.
Adapun rute favorit yang paling banyak dituju oleh penumpang dari Surabaya meliputi Jakarta, Yogyakarta, Semarang, dan Bandung.
Kenyamanan menjadi alasan utama masyarakat tetap setia menggunakan moda transportasi kereta api. Salah satu penumpang, Amin, mengungkapkan bahwa ia lebih memilih kereta api karena fasilitasnya yang ramah anak.
Ia baru saja kembali dari Lamongan menuju Surabaya setelah menghabiskan waktu liburan bersama keluarga besar.
Secara kumulatif di wilayah Daop 8 Surabaya, periode angkutan Nataru kali ini mencatatkan pertumbuhan yang signifikan.
Sejak 18 Desember 2025 hingga hari ini, total penumpang yang dilayani diproyeksikan mencapai 833.277 jiwa. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 757.187 penumpang.
Meskipun volume penumpang sangat tinggi, pihak KAI Daop 8 menginformasikan bahwa sisa tiket untuk keberangkatan malam ini masih tersedia di beberapa relasi.
Masyarakat juga masih berkesempatan menikmati program diskon promo sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial pada sejumlah perjalanan tertentu sebagai bagian dari upaya optimalisasi layanan di akhir masa liburan.














