Cium Anak Kecil Saat Dakwah, Gus Elham Tuai Kecaman Publik

JurnalPatroliNews – Jakarta – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i menanggapi tindakan kontroversial pendakwah muda asal Kediri, Gus Elham Yahya (24), yang viral di media sosial karena terekam mencium seorang anak kecil saat berdakwah.

Romo Syafi’i menegaskan bahwa tindakan seperti itu tidak pantas dilakukan oleh seorang tokoh agama dan harus segera dihentikan.

“Saya kira saya sepakat dengan pendapat publik itu dan ini harus dihentikan,” ujarnya di sela rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Meski begitu, Wamenag enggan menjelaskan lebih jauh apakah Kementerian Agama (Kemenag) akan memanggil Gus Elham terkait kasus tersebut.

Ia hanya menyebut pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap aktivitas pendakwah tersebut, termasuk di Pondok Pesantren Al-Ikhlas 2, Kediri, tempat Gus Elham mengasuh santri.

“Supaya itu tidak terulang bahkan terhadap yang bersangkutan memang harus ada upaya mengembalikan kepada posisinya jika tidak mengulangi perbuatan-perbuatan itu,” tegas Romo.

Ia menilai kasus ini menjadi momentum penting untuk memperketat pengawasan terhadap para pendakwah agar tidak terjadi lagi pelanggaran moral atau tindakan asusila di ruang publik.

“Kasus-kasus itu mungkin tetap ada ya, tapi kita tadi sepakat agar ke depan pengawasannya lebih ditingkatkan agar peristiwa itu bisa dihindari,” tambahnya.

Sebelumnya, Gus Elham Yahya menuai kecaman luas di media sosial setelah videonya mencium seorang anak perempuan di tengah kerumunan jemaah viral.

Banyak pihak menilai aksi tersebut tidak hanya melanggar etika dakwah, tetapi juga mengandung unsur pelecehan seksual.

Publik menyerukan agar Kementerian Agama dan aparat penegak hukum mengambil langkah tegas terhadap tindakan serupa agar tidak merusak citra dakwah dan pendidikan pesantren.