JurnalPatroliNews – Jakarta – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyatakan layanan jaringan seluler di wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat dan Sumatera Utara kini hampir sepenuhnya kembali normal. Hal itu disampaikan Nezar dalam keterangan tertulis pada Jumat, 23 Januari 2026.
Nezar menjelaskan, pemulihan jaringan di dua provinsi tersebut bahkan sudah lebih dulu membaik dibandingkan Aceh. Ia menyebut kondisi jaringan di Sumbar dan Sumut sudah jauh lebih stabil dalam beberapa waktu terakhir.
“Sudah jauh lebih baik. Sumatera Barat dan Sumatera Utara sudah lebih dulu membaik, sekitar satu bulan sebelum Aceh,” ujarnya.
Sementara untuk wilayah Aceh yang juga terdampak banjir dan longsor, Nezar menyampaikan pemulihan jaringan telah mencapai 99 persen. Adapun capaian di Sumbar dan Sumut disebut sedikit di bawahnya, namun rata-rata sudah berada di atas 98 persen.
“Aceh hari ini membaik, sudah 99 persen. Teman-teman di Sumatera Utara dan saudara-saudara kita di Sumatera Barat juga membaik, rata-rata sudah lebih dari 98 persen,” katanya.
Nezar menegaskan upaya pemulihan akan terus dilanjutkan di tiga provinsi yang terdampak bencana alam pada November 2025. Ia menambahkan, masih ada beberapa titik yang memerlukan penanganan lanjutan, terutama terkait menara BTS (Base Transceiver Station) yang mengalami kerusakan teknis akibat terjangan banjir.
“Secara umum sudah menyala, kecuali beberapa BTS di titik tertentu yang rusak secara teknis karena hantaman banjir. Itu akan kita atasi, jumlahnya tidak banyak, kalau tidak salah sekitar tiga titik,” pungkasnya.














