JurnalPatroliNews | Badung — Warga Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, menangkap seorang pria berinisial IWCA (25) yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi berinisial NPS (31), Senin (17/8/2026).
Aksi tersebut sempat direkam dan beredar di media sosial hingga menjadi perhatian publik. Polisi kemudian mengungkap dugaan bahwa IWCA bukan baru sekali melakukan perbuatan serupa.
PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, membenarkan adanya penangkapan tersebut.
“Pada Senin (17/8) pukul 15.15 WITA telah diamankan seorang laki-laki di wilayah Banjar Kutaraga, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, terkait dugaan tindak pelecehan terhadap seorang perempuan yang sedang melintas mengendarai sepeda motor,” kata Ayu dalam keterangannya, Selasa (18/8).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WITA. Saat itu IWCA disebut sedang dalam perjalanan pulang setelah bekerja dari wilayah Ubud, Gianyar, menuju kediamannya di Petang, Badung.
Ketika melintas di kawasan Banjar Kutaraga, IWCA melihat korban yang tengah mengendarai sepeda motor.
Polisi menyebut pelaku kemudian diduga mendekati korban dan menyentuh bagian tubuh korban secara spontan.
“Saat melintas, pelaku mengaku memegang bagian pantat perempuan tersebut menggunakan tangan kiri sebanyak satu kali,” ujar Ayu.
Korban yang terkejut kemudian berteriak. Teriakan tersebut menarik perhatian warga di sekitar lokasi.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengamankan IWCA dan menghubungi Bhabinkamtibmas setempat. Polisi kemudian membawa pria tersebut untuk menjalani pemeriksaan.
Dalam pemeriksaan awal, polisi memperoleh keterangan yang mengejutkan. IWCA diduga mengaku telah melakukan tindakan serupa terhadap perempuan lain sebanyak 10 kali.
Ayu mengatakan aksi tersebut diduga terjadi di sejumlah lokasi di wilayah Abiansemal dan sekitarnya.
“Yang bersangkutan melakukan perbuatan tersebut terhadap perempuan atau gadis di wilayah Abiansemal dan sekitarnya. Modus kejadian tersebut adalah memegang pantat korban secara spontan setelah melihat korban melintas dengan sepeda motor,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi mencatat dugaan aksi tersebut terjadi di beberapa titik.
Rinciannya, tiga kejadian di Jalan Raya Bongkasa, dua kejadian di Banjar Pengembungan Sari, empat kejadian di wilayah Sawah Petegeh, serta satu kejadian di Carangsari.
Seluruh kejadian diduga dilakukan ketika IWCA pulang bekerja pada siang hari, dengan waktu yang relatif sama, sekitar pukul 15.00 WITA.
“Selama melakukan perbuatan tersebut, kendaraan yang digunakan adalah sepeda motor Supra warna hitam,” tutur Ayu.
Saat ini IWCA masih menjalani pemeriksaan di Polsek Abiansemal. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk keterangan mengenai korban lain yang diduga menjadi sasaran.
Kasus tersebut menjadi perhatian karena dugaan tindakan dilakukan berulang dengan modus yang disebut serupa. Polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk memastikan seluruh fakta dan kemungkinan adanya korban lainnya.















Komentar