JurnalPatroliNews | Jakarta — Patroli TNI Angkatan Laut di wilayah perairan Kepulauan Riau kembali mengungkap temuan mencurigakan. Tim gabungan dari Pusat Intelijen TNI AL (Pusintelal) dan Quick Response Region Command (QRRNC) IV Lanal Tanjung Balai Karimun mengamankan ratusan cartridge vape merek Bomb yang diduga mengandung narkotika.
Sebanyak 240 cartridge tersebut ditemukan di Perairan Pulau Manteras Besar, Kepulauan Riau, setelah sebelumnya diduga dibuang dari sebuah speed boat yang berupaya melarikan diri dari pengejaran petugas, Sabtu (6/9/2026).
Peristiwa itu bermula ketika personel melaksanakan patroli rutin di kawasan perairan Selat Durian. Sekitar pukul 21.00 WIB, tim mendengar suara mesin speed boat yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pulau Buru menuju perairan Batam.
Gerak-gerik kapal tersebut kemudian menarik perhatian petugas. Tim gabungan melakukan pengejaran dan meminta awak speed boat menghentikan laju kapal.
Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan. Speed boat justru meningkatkan kecepatan dan berusaha menjauh dari kejaran petugas.
Situasi semakin mencurigakan sekitar pukul 21.30 WIB. Dari hasil pemantauan, tim melihat adanya benda yang dilemparkan dari bagian buritan speed boat ke perairan.
Petugas kemudian mengambil langkah untuk mengamankan benda yang ditinggalkan tersebut. Sementara tim melakukan pengambilan barang, speed boat terus melaju hingga akhirnya menghilang dari pantauan.
Pemeriksaan awal terhadap barang yang ditemukan kemudian mengungkap adanya cartridge vape merek Bomb.
Dalam salah satu paket, petugas menemukan 60 cartridge yang dikemas menggunakan plastik bening. Dari keseluruhan paket yang berhasil diamankan, jumlah cartridge diperkirakan mencapai 240 unit.
Barang tersebut diduga mengandung narkotika jenis baru. Namun, kepastian mengenai kandungan dan jenis zat di dalam cartridge masih memerlukan pemeriksaan dan pengujian lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Seluruh barang bukti selanjutnya dibawa dan diamankan di Mako Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK) untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Upaya pengejaran terhadap speed boat yang diduga membawa atau mengangkut barang tersebut belum membuahkan hasil karena kapal berhasil menjauh dan keluar dari pantauan petugas.
Temuan ini sekaligus menunjukkan pentingnya pengawasan jalur laut di kawasan Kepulauan Riau yang memiliki karakteristik geografis berupa banyak pulau dan jalur perairan yang berbatasan dengan wilayah internasional.
TNI AL melalui unsur intelijen dan satuan kewilayahan laut terus melakukan pengawasan terhadap aktivitas mencurigakan di perairan guna mencegah wilayah laut dimanfaatkan sebagai jalur penyelundupan barang ilegal.













Komentar