JurnalPatroliNews – Jakarta — Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (Wapang TNI) Jenderal TNI Tandyo Budi R melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Rabu (28/1/2026), untuk memastikan langsung pelaksanaan sejumlah program strategis TNI yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Agenda kunjungan diawali dengan peninjauan progres kinerja Satgas Kuala TNI–Jhonlin TA 2026 di Muara Kuala Penaga Lama, Kecamatan Seruway. Dalam kesempatan tersebut, Wapang TNI mengecek secara langsung proses pengerukan sedimentasi muara yang selama ini menjadi hambatan utama bagi aktivitas nelayan setempat.
Menurut Wapang TNI, pengerukan muara memiliki dampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas perahu nelayan. Pendangkalan yang berkepanjangan tidak hanya menghambat aktivitas melaut, tetapi juga berpengaruh terhadap penghasilan masyarakat pesisir. Dengan normalisasi muara, diharapkan mobilitas nelayan kembali lancar dan roda perekonomian lokal dapat meningkat.
Setelah meninjau Satgas Kuala, Wapang TNI melanjutkan kunjungan ke Yonif 111/KB Manyak Payed untuk melihat kesiapan Satgas Penanggulangan Bencana Alam Sumatra, sekaligus menyaksikan langsung pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLVI Tahun 2026.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Wapang TNI juga mengunjungi SD Negeri 1 Tualang Cut dan Puskesmas Kecamatan Manyak Payed. Pada kesempatan itu, ia menyerahkan berbagai bantuan sosial, di antaranya 324 tas sekolah, 300 unit alat penyaring air, serta bantuan obat-obatan dan peralatan medis guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Kunjungan kerja dilanjutkan ke TK Negeri Pembina dan SMA Negeri 1 Manyak Payed. Di TK Negeri Pembina, Wapang TNI menyerahkan 184 tas sekolah beserta perlengkapannya. Sementara di SMA Negeri 1 Manyak Payed, ia meninjau aktivitas Taruna Subsatgas II/Hiu serta menyerahkan 190 unit alat penjernih air dan 160 tas sekolah.
Melalui kunjungan kerja tersebut, TNI kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendorong kesejahteraan, penanggulangan bencana, serta pembinaan generasi muda. Komitmen ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat di berbagai wilayah Tanah Air.














