JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Pertahanan sekaligus Menteri Koordinator Layanan Publik Singapura, Chan Chun Sing, menekankan pentingnya kolaborasi strategis antarnegara di kawasan dalam menghadapi dinamika global yang semakin tak menentu.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat memberikan kuliah umum di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), bertempat di Aula Dwi Warna, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Agustus 2025.
Dalam pidato bertajuk “RI-Sing Together: Friendship and Cooperation Over The Years”, Chan menyoroti bahwa Indonesia dan Singapura telah lama menjalin relasi yang saling menguatkan, bukan bersaing satu sama lain. Menurutnya, tantangan dunia saat ini menuntut kerja sama erat dan berbasis saling percaya.
“Sudah waktunya kita tidak hanya membagi risiko bersama, tapi juga membangun kepercayaan sejak dini, terutama di kalangan generasi muda,” ucapnya.
Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, menyambut hangat kunjungan Chan dan menyebutnya sebagai bentuk penghargaan yang menunjukkan eratnya hubungan antara dua negara bertetangga ini.
Ace juga mengungkapkan beberapa bentuk kerja sama konkret yang telah terjalin antara Lemhannas RI dan Kementerian Pertahanan Singapura, seperti program pertukaran alumni serta pelatihan kepemimpinan strategis lintas negara.
Kuliah umum tersebut diikuti oleh 108 peserta dari Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) ke-68, yang meliputi unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara, kalangan akademik, tokoh masyarakat, serta staf internal Lemhannas.
Acara ini juga turut dihadiri oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, bersama jajaran pejabat tinggi Lemhannas RI lainnya.














