Menteri Keuangan Purbaya Perintahkan Tangkap Importir Ilegal: Tak Ada yang Boleh Main-Main!

JurnalPatroliNews Jawa Tengah – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen tegas pemerintah dalam memberantas praktik impor ilegal yang merugikan negara. Ia secara langsung memerintahkan Direktur Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Djaka Budhi Utama, untuk mangkap para pelaku impor ilegal, bukan hanya menyita barang selundupan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Menteri Keuangan Purbaya ke Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, dan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Kudus, pada Jumat (3/10/2025).

“Pak Dirjen, orang-orang seperti ini tidak boleh dibiarkan lepas. Kalau hanya barangnya disita, mereka bisa impor ilegal lagi besok. Harus ditangkap,” tegas Purbaya saat meninjau lokasi penyitaan di KIHT Kudus.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran Bea Cukai agar tidak memberikan celah sedikit pun kepada para pelaku, termasuk pihak internal yang bermain mata.

“Saya mau beri pesan ke importir ilegal: sekarang kalian tidak bisa lari lagi. Anak buahnya juga jangan ada yang main-main,” katanya dengan nada tegas.

🔍 Barang Selundupan yang Disita

Laporan DJBC Jawa Tengah dan DIY menyebutkan bahwa sejumlah barang ilegal berhasil diamankan, di antaranya:

  • Motor gede (moge) selundupan
  • 1,7 juta batang rokok ilegal berbagai merek
  • Mesin pelinting rokok ilegal
  • Minuman mengandung etil alkohol (MMEA) tanpa izin
  • Balpres kain, kosmetik, alat kesehatan, lampu elektronik, dan sex toys

Total kerugian negara dari penyitaan rokok ilegal saja diperkirakan mencapai Rp 1,33 miliar, dengan nilai total seluruh barang mencapai Rp 2,6 miliar.

Langkah ini merupakan bagian dari penguatan pengawasan di titik-titik rawan penyelundupan dan sebagai bentuk pelaksanaan komitmen Kementerian Keuangan untuk menjaga kedaulatan fiskal negara.