JurnalPatroliNews – Jakarta – Ledakan tabung oksigen di Gampong (Desa) Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, menewaskan dua orang dan merusak sedikitnya 15 rumah warga. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 11.20 WIB.
“Untuk sementara, kerusakannya bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, dikutip dari Antara, Kamis (6/11/2025).
Menurut Ronal, enam rumah warga mengalami kerusakan berat, sementara sembilan rumah lainnya rusak ringan. Dampak ledakan menyebabkan plafon, atap, kaca, dan dinding rumah hancur akibat tekanan kuat dari ledakan tabung oksigen tersebut.
“Sebagian rumah warga tidak bisa dihuni karena kerusakan yang cukup parah dan merata di hampir seluruh bagian rumah,” ujarnya.
BPBD Aceh Barat saat ini masih menerima laporan tambahan dari warga yang terdampak. Tim BPBD dan aparat setempat juga terus melakukan pendataan serta memberikan bantuan darurat bagi korban terdampak ledakan.
Dua korban tewas dalam insiden itu masing-masing bernama Ramli (35), warga asal Medan, Sumatera Utara, dan M. Rizki (20), warga asal Nisam, Kabupaten Aceh Utara, yang tinggal di Desa Padang Mancang, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat.
“Saat ini lokasi kejadian masih dalam proses penanganan dan pembersihan oleh tim gabungan,” kata Teuku Ronal.














