JurnalPatroliNews – Jakarta – Komisi Percepatan Reformasi Polri dijadwalkan mengundang Gerakan Nurani Bangsa (GNB) dalam forum diskusi yang akan digelar pada Kamis, 13 November 2025.
Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian kerja rutin komisi yang berlangsung setiap pekan selama tiga bulan ke depan. Dalam periode itu, komisi akan mengumpulkan berbagai masukan publik terkait upaya pembenahan institusi kepolisian.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshidiqie, menyatakan bahwa tim akan bekerja secara intensif dan padat.
“Selama tiga bulan, tim akan bergerak cepat dan bekerja maraton,” ujar Jimly saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 10 November 2025.
Selain GNB, komisi berencana mengundang para akademisi, kalangan mahasiswa, dan perwakilan organisasi masyarakat sipil.
Jimly menjelaskan bahwa sesi dengar pendapat pertama diharapkan dapat dimulai pada Kamis mendatang.
Pembentukan komisi ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto. Struktur tim terdiri dari sejumlah tokoh penting, termasuk Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra; Wamenko Otto Hasibuan; Mendagri Tito Karnavian; Menkumham Supratman Andi Agtas; Menko Polhukam 2019–2024 Mahfud MD; eks Ketua MK Jimly Asshiddiqie; mantan Kapolri Idham Aziz dan Badrodin Haiti; Penasihat Khusus Presiden bidang keamanan Ahmad Dofiri; serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.














