Amran Sulaiman Gaspol! RI Siap Swasembada Gula, 200 Ribu Sapi Bunting Segera Masuk

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong percepatan Program Strategis Nasional (PSN) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan kesiapan pemerintah mengejar target swasembada gula putih dan penguatan sektor peternakan dalam waktu dekat.

Dalam pertemuan konsolidasi yang digelar di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama wakil gubernur serta kepala dinas terkait menyampaikan kesiapan penuh Provinsi Jawa Timur untuk mendukung pencapaian swasembada gula.

Menurut Khofifah, Jawa Timur yang selama ini menjadi salah satu lumbung gula nasional siap berada di garis terdepan untuk menyukseskan program tersebut.

“Tahun ini Pak Mentan mengantarkan swasembada beras. Maka setelah tahun depan memungkinkan kita bisa swasembada gula. Dan Jawa Timur siap di lini paling depan untuk mensukseskan program nasional ini,” ujar Khofifah, Jumat (28/11/2025).

Amran menjelaskan, target swasembada gula putih pada 2026 menjadi prioritas. Jika upaya berjalan optimal, swasembada total termasuk pemenuhan kebutuhan industri diproyeksikan tercapai dalam empat tahun mendatang.

Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah program bongkar ratoon tebu untuk meningkatkan produktivitas lahan secara signifikan.

“Targetnya tahun depan sudah swasembada white sugar. Atau empat tahun paling lambat swasembada gula total. Tapi ini harus dilakukan secara serius,” tegas Amran.

Selain sektor tebu, pemerintah juga memperkuat peternakan sapi perah sebagai bagian dari PSN dan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah merencanakan impor 200.000 sapi dara bunting untuk memperkuat produksi susu nasional.

Pada tahun ini, pemerintah tercatat telah berhasil mendatangkan 10.000 ekor sapi dara bunting sebagai tahap awal.

Program pengembangan sapi perah ini akan dipusatkan di Blitar dan Banyuwangi, Jawa Timur. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 2,4 triliun dengan target populasi sapi mencapai 67.000 ekor dan penyediaan lahan seluas 13.000 hektare sebagai pusat produksi.

Khofifah menegaskan bahwa kedatangan 200.000 sapi dara bunting akan menjadi lompatan besar dalam penguatan industri susu nasional. Ia menyebut Jatim siap mendukung penuh langkah besar tersebut.

“Tahun depan ada rencana mendatangkan 200.000 dara bunting, kami tahun ini baru sukses mendatangkan 10.000 sapi dara bunting untuk sapi perah,” tutupnya.