Purbaya Yakin Ekonomi RI Tetap Stabil Meski Diterpa Bencana Banjir dan Longsor

JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan rangkaian bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak akan mengganggu proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir 2025.

Menurutnya, dampak bencana terhadap aktivitas ekonomi tidak signifikan berkat langkah pemulihan yang terus dilakukan pemerintah.

“Berdampak, tetapi tidak sampai memperlambat terlalu signifikan,” ujar Purbaya seusai rapat kerja dengan Komisi XI DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Purbaya menjelaskan bahwa pemulihan infrastruktur dan fasilitas publik yang rusak menjadi kunci untuk menggerakkan kembali kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak. Ia tetap optimistis target pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 dapat mencapai kisaran 5,5 persen year on year.

“Saya pikir masih akan di atas 5,5%,” tegasnya.

Selain itu, Purbaya memastikan pihaknya terus memantau kondisi keuangan dan stabilitas sistem finansial nasional. Jika diperlukan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) siap melakukan intervensi lebih jauh, termasuk menambah likuiditas ke sektor perbankan untuk menjaga pergerakan ekonomi.

“Saya akan monitor kondisi keuangan dan sistem finansial. Kalau masih dianggap kurang, saya akan gelontorkan lagi uang saya ke perbankan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Kemenkeu masih menunggu laporan resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait kebutuhan anggaran pemulihan.

Purbaya menegaskan anggaran bencana yang tersedia masih mencukupi untuk tahap awal, namun pemerintah siap menambah alokasi apabila diperlukan.

“Kami masih tunggu. Mungkin belum habis. Namun kita sediakan nanti kalau diperlukan lebih banyak dari itu,” ujarnya.