JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan kunjungan kerja ke Inggris dalam waktu dekat. Rencana perjalanan luar negeri tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, saat memberikan keterangan di lingkungan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 16 Januari 2026.
Menurut Stella, agenda lawatan ke Britania Raya telah disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo dalam pertemuan bersama para pimpinan perguruan tinggi yang digelar sehari sebelumnya, Kamis, 15 Januari 2026.
Ia menyebutkan, dalam forum tersebut Presiden menyinggung rencana keberangkatannya ke Inggris pekan depan. Informasi itu disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan tinggi dan riset.
Stella mengungkapkan bahwa dirinya turut terlibat dalam menyiapkan agenda pembahasan dengan kelompok universitas ternama di Inggris, yakni Russell Group. Kelompok ini dikenal sebagai konsorsium yang menaungi 24 universitas terkemuka di Britania Raya.
Menurutnya, arah kebijakan Presiden Prabowo sangat selektif dalam menjalin kolaborasi akademik. Pemerintah, kata Stella, hanya membuka ruang kerja sama dengan institusi pendidikan kelas dunia yang memiliki reputasi global.
“Presiden ingin memastikan bahwa kemitraan yang dibangun benar-benar dengan universitas terbaik, bukan sembarang lembaga. Yang diajak bekerja sama adalah yang paling unggul dan bereputasi internasional,” ujarnya.
Kendati demikian, Stella belum dapat memastikan jadwal pasti keberangkatan Presiden ke Inggris. Ia menyatakan bahwa rincian teknis perjalanan masih dalam tahap finalisasi.
Sementara itu, informasi yang beredar di kalangan jurnalis menyebutkan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris kemungkinan berlangsung dalam rentang waktu 18 hingga 25 Januari 2026, bersamaan dengan agenda lawatan ke sejumlah negara lain.












