Benturan Kereta Cepat di Spanyol, 21 Orang Meninggal Dunia

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kecelakaan besar mengguncang jalur kereta cepat di wilayah selatan Spanyol setelah dua rangkaian kereta bertabrakan pada Minggu malam, 19 Januari 2026. Insiden tragis ini merenggut nyawa 21 orang dan menyebabkan puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa nahas itu terjadi di dekat Kota Córdoba sekitar pukul 19.45 waktu setempat. Menteri Transportasi Spanyol, Oscar Puente, menjelaskan bahwa salah satu kereta keluar dari rel, berpindah ke jalur berlawanan, lalu menghantam kereta yang melaju dari arah berlawanan. Akibat benturan keras tersebut, dua gerbong terdepan terlempar dari rel dan meluncur ke lereng dengan ketinggian sekitar empat meter.

Kereta yang pertama kali anjlok merupakan layanan malam rute Malaga–Madrid dengan sekitar 300 penumpang. Setelah keluar jalur, rangkaian tersebut menabrak kereta lain yang membawa kurang lebih 200 penumpang dalam perjalanan dari Madrid menuju Huelva, sebagaimana disampaikan pengelola infrastruktur rel Adif.

Puente menyebut seluruh korban selamat telah dievakuasi, namun ia mengakui jumlah korban meninggal masih berpotensi bertambah karena proses pendataan terus berjalan. Hingga tengah malam, angka korban jiwa diperbarui menjadi 21 orang.

Penyebab kecelakaan masih diselidiki. Puente menilai kejadian ini sangat tidak biasa karena terjadi di lintasan datar yang baru saja direnovasi pada Mei lalu, sementara kereta yang anjlok juga tergolong baru dengan usia operasional kurang dari empat tahun.

Kereta yang keluar rel dioperasikan perusahaan swasta Iryo, sedangkan kereta yang paling parah terdampak tabrakan milik operator nasional Renfe. Iryo menyatakan keprihatinan mendalam dan menegaskan tengah bekerja sama penuh dengan otoritas untuk menangani dampak kecelakaan.

Dinas kesehatan Andalusia melaporkan sedikitnya 73 penumpang dilarikan ke enam rumah sakit berbeda. Kepala dinas kesehatan wilayah, Antonio Sanz, menyebut kondisi di lokasi sangat berat dan proses evakuasi berlangsung dalam situasi sulit sepanjang malam.

Kepala Pemadam Kebakaran Córdoba, Francisco Carmona, menuturkan salah satu rangkaian mengalami kerusakan parah dengan empat gerbong keluar dari rel. Video yang beredar memperlihatkan gerbong hancur dan miring, sementara tim penyelamat mengevakuasi korban melalui jendela pecah dan membawa mereka dengan tandu.

Kepala Perlindungan Sipil regional, María Belén Moya Rojas, mengatakan kecelakaan terjadi saat malam hari di area yang sulit dijangkau, sehingga ratusan penumpang harus dievakuasi dalam kondisi gelap. Unit bantuan darurat militer Spanyol dikerahkan bersama tim penyelamat lainnya, dengan Palang Merah memberikan dukungan medis di lokasi.