JurnalPatroliNews – Jakarta – Mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden melontarkan kecaman keras atas serangkaian insiden mematikan yang melibatkan aparat federal di Minneapolis, Minnesota. Dua warga setempat, Alex Pretti dan Renee Good, dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa terpisah selama sebulan terakhir.
Biden menegaskan bahwa tindakan penembakan terhadap warga sipil bertentangan dengan nilai-nilai dasar yang selama ini dijunjung Amerika Serikat sebagai sebuah bangsa.
“Amerika bukan negara yang membiarkan warganya ditembak di jalan, atau diperlakukan dengan kekerasan hanya karena mereka menggunakan hak konstitusionalnya,” tulis Biden melalui akun X, Kamis, 29 Januari 2026.
Menurut Biden, rangkaian kejadian di Minneapolis telah melukai prinsip-prinsip fundamental demokrasi Amerika. Ia menilai masyarakat Minnesota menanggung dampak serius dari kebijakan pemerintah saat ini, terutama dalam praktik penegakan hukum.
Biden mendesak agar kematian Pretti dan Good tidak dibiarkan tanpa kejelasan hukum. Ia menyerukan penyelidikan yang komprehensif, independen, dan terbuka guna memastikan adanya pertanggungjawaban.
“Rasa keadilan menuntut proses penyelidikan yang jujur dan transparan atas kematian dua warga Amerika yang kehilangan nyawa di kota tempat mereka tinggal,” tulis Biden, sembari mengajak publik untuk bersuara demi perlindungan kebebasan sipil.
Alex Pretti, seorang perawat ICU, dilaporkan tewas ditembak pada akhir pekan lalu di tengah operasi penegakan imigrasi federal yang memicu aksi protes di Minnesota. Insiden tersebut langsung menuai kecaman luas di tingkat nasional.
Tragedi itu terjadi hanya berselang beberapa hari setelah Renee Good dilaporkan meninggal dunia akibat tembakan petugas Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) pada awal bulan ini. Sejumlah kelompok aktivis menuding aparat menggunakan kekuatan berlebihan dalam kedua peristiwa tersebut.
Pernyataan Biden sejalan dengan respons sejumlah tokoh nasional lainnya. Mantan Presiden Barack Obama bersama Michelle Obama menyebut kematian Pretti sebagai alarm serius bagi masa depan nilai-nilai inti Amerika Serikat. Keduanya menegaskan pentingnya aparat federal bertindak sesuai hukum serta berkoordinasi dengan pemerintah negara bagian dan otoritas lokal.
Sementara itu, mantan Presiden Bill Clinton menggambarkan penembakan terhadap Pretti dan Good sebagai bagian dari rangkaian kejadian mengerikan yang terjadi di Minneapolis dan wilayah lain. Ia mengkritik pendekatan agresif aparat federal serta hambatan terhadap proses penyelidikan lokal, seraya menilai kasus tersebut menimbulkan pertanyaan mendasar tentang kebebasan sipil dan akuntabilitas dalam sistem demokrasi Amerika.














