KPK Akui Informasi dari Media Sosial Bantu Telusuri Aktivitas Ridwan Kamil

JurnalPatroliNews – Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa informasi yang beredar di ruang digital, termasuk pembahasan warganet di media sosial, turut berkontribusi dalam penelusuran aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, semasa menjabat. Salah satu isu yang mencuat adalah dugaan perjalanan ke luar negeri yang ramai diperbincangkan publik.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik tidak hanya menelusuri pergerakan Ridwan Kamil, baik di dalam maupun luar negeri, tetapi juga akan mendalami aspek pembiayaan dari aktivitas tersebut.

“Penyidik akan memanggil pihak-pihak yang dinilai mengetahui atau dapat menjelaskan aktivitas yang bersangkutan, termasuk sumber dana yang digunakan. Ini penting untuk dikaitkan dengan asal-usul pembiayaannya,” ujar Budi kepada wartawan, Kamis, 5 Februari 2026.

Ia menambahkan, KPK memiliki sejumlah pijakan awal dalam melakukan pendalaman, mulai dari barang bukti elektronik hingga laporan dan informasi yang disampaikan masyarakat.

Menurut Budi, perbincangan luas di media dan media sosial menjadi bahan tambahan yang membantu kerja penyidik. Informasi tersebut akan diverifikasi dan dicocokkan dengan data lain yang dimiliki KPK.

“Ramainya diskusi publik juga menjadi pengayaan informasi bagi penyidik. Semua tetap akan diuji dan ditelusuri lebih lanjut agar terang aktivitas yang dimaksud,” tandasnya.