Detik-detik KKB Eksekusi Pilot Smart Aviation di Boven Digoel, Pelaku Diduga Berjumlah 20 Orang

JurnalPatroliNews – Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz-2026 telah merampungkan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus penembakan pesawat Smart Aviation PK-SNR di Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel.

Investigasi lapangan yang dilakukan pada Kamis pagi ini bertujuan untuk memperjelas konstruksi peristiwa yang mengakibatkan gugurnya pilot Kapten Egon Irawan dan co-pilot Kapten Baskoro.

Berdasarkan fakta lapangan dan keterangan saksi, insiden yang terjadi pada Rabu tersebut melibatkan kelompok bersenjata yang diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang.

Kelompok tersebut muncul dari arah penginapan bandara tepat saat pesawat sedang melakukan start engine untuk melanjutkan penerbangan menuju Dekai, Kabupaten Yahukimo. Para pelaku melepaskan tembakan beruntun dari jarak sekitar 200 meter.

Dalam suasana panik tersebut, pilot dan co-pilot sempat berusaha menyelamatkan diri menuju pemukiman warga. Namun, para pelaku mengejar dan menangkap keduanya sebelum membawa mereka kembali ke area landasan pacu untuk dieksekusi.

Tim olah TKP mengidentifikasi sedikitnya 23 titik krusial, termasuk lokasi penangkapan serta titik eksekusi para korban di terminal bandara.

Pemeriksaan fisik terhadap badan pesawat menemukan 13 titik perkenaan tembakan yang merusak beberapa bagian struktur, termasuk pecahan kaca jendela.

Selain itu, petugas mengamankan dua selongsong peluru dan satu butir amunisi yang ditemukan berserakan di sekitar landasan pacu sebagai barang bukti utama.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa seluruh bukti dan jejak lapangan telah terdokumentasi serta terverifikasi secara profesional.

Upaya ini dilakukan untuk mendukung proses penyidikan komprehensif guna mengungkap identitas kelompok di balik serangan brutal tersebut. Saat ini, pengamanan di wilayah Bandara Koroway Batu terus diperketat guna mencegah aksi susulan.