Simbol Harmonisasi, Kapolda Jatim Apresiasi Kekhidmatan Perayaan Imlek di Kota Pahlawan

JurnalPatroliNews – Surabaya- Perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Surabaya berlangsung dengan suasana penuh ketenangan dan kekhidmatan.

Untuk memastikan stabilitas keamanan, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si, meninjau langsung pelaksanaan ibadah di Vihara Buddayana Surabaya pada Selasa (17/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi oleh Pejabat Utama Polda Jatim dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan.

Kehadiran pucuk pimpinan kepolisian di Jawa Timur ini bertujuan untuk menjamin rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi umat yang merayakan.

Irjen Nanang Avianto menegaskan bahwa pengamanan perayaan Imlek merupakan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Ia menjelaskan bahwa seluruh personel telah ditempatkan secara strategis dengan mengedepankan pendekatan humanis agar jemaat dapat beribadah dengan khusyuk.

Menurut Irjen Nanang, perayaan keagamaan seperti Imlek di Surabaya bukan sekadar ritual tahunan, melainkan simbol kuat harmonisasi antarumat beragama di Jawa Timur.

Kehadiran kepolisian di tengah masyarakat menjadi representasi negara dalam menjamin kebebasan beribadah sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi.

Kapolda Jatim juga memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Polrestabes Surabaya atas kesiapan dalam mengelola pengamanan.

Upaya ini disebutnya sebagai bagian dari misi berkelanjutan Polri dalam menjaga stabilitas wilayah melalui program Jogo Jawa Timur.

Pada kesempatan yang sama, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan menyampaikan bahwa situasi kamtibmas selama perayaan berlangsung dalam kondisi yang sangat kondusif.

Ia menekankan bahwa sinergi antara pihak kepolisian, pengurus vihara, dan masyarakat menjadi faktor kunci terciptanya ketertiban.

Langkah preventif dan dialogis yang dikedepankan oleh Polrestabes Surabaya diharapkan mampu terus membangun kepercayaan publik, sekaligus membuktikan bahwa Polri hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dalam setiap momentum besar keagamaan.