Kisah Siti Sahida: Manajer Gerai Makanan yang “Menghilang” karena Tolak Lamaran Pria di Kampung

JurnalPatroliNews – Makassar – Teka-teki hilangnya Siti Sahida Sahari (28), perempuan asal Kota Gorontalo yang dilaporkan hilang saat merantau di Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya terungkap.

Siti ditemukan dalam keadaan selamat oleh aparat kepolisian di Perumahan Gowaria Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Minggu (14/3/2026) dini hari.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, menjelaskan bahwa Siti sebenarnya tidak hilang karena tindak kriminal, melainkan sengaja memutus komunikasi dengan keluarganya sejak September 2025.

Langkah drastis ini diambil Siti karena merasa tertekan atas rencana perjodohan oleh orang tuanya di kampung halaman.

“Infonya akan dijodohkan, tapi dia tidak mau. Makanya dia mematikan semua handphone-nya agar tidak bisa dihubungi. Dia masih ingin fokus bekerja di Makassar,” ujar Wahiduddin, Senin (16/3/2026).

Siti merupakan lulusan sarjana keperawatan yang memilih meniti karier sebagai manajer di salah satu gerai makanan cepat saji di Makassar.

Perjuangannya merantau pun tidak mudah; ia berhasil lolos seleksi ketat dari ratusan pelamar di Gorontalo.

Namun, komunikasi mulai retak saat Siti menyampaikan kepada ibunya bahwa ia belum siap menikah karena ingin fokus pada pekerjaan baru yang baru saja ia raih.

Kekhawatiran keluarga sempat memuncak hingga sang ayah, Hamzah Sahari (71), terbang langsung dari Gorontalo ke Makassar demi mencari anak sulungnya tersebut.

Setelah dilakukan mediasi dan pemberian nasihat oleh pihak kepolisian, Siti akhirnya luluh dan bersedia menemui sang ayah.

“Saat ini, Siti sudah mau dibawa pulang oleh orang tuanya ke Gorontalo,” pungkas Wahiduddin.