JurnalPatroliNews – Jakarta — Pemerintah memastikan kebijakan work from home (WFH) akan segera diberlakukan sebagai bagian dari langkah efisiensi, khususnya untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah dinamika global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keputusan terkait kebijakan tersebut telah final. Namun, pengumuman resmi akan disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
“Sudah diputuskan, nanti akan diumumkan. Bukan saya yang menyampaikan, nanti Pak Menko Perekonomian,” ujar Purbaya saat acara halalbihalal di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Menurut Purbaya, kebijakan WFH berpotensi signifikan dalam mengurangi konsumsi BBM, terutama di tengah upaya efisiensi anggaran serta dampak konflik geopolitik di Timur Tengah.
Ia bahkan menyebut, jika diterapkan secara ketat, pengurangan konsumsi BBM bisa mencapai angka yang cukup besar. Meski demikian, ia menegaskan pendekatan kebijakan tidak bisa hanya dilihat dari sisi penghematan semata.
Purbaya menilai, penerapan WFH juga berpotensi mendorong aktivitas ekonomi di sektor lain, seperti konsumsi rumah tangga dan bisnis berbasis digital.
“Kalau WFH, ekonomi bisa saja bergerak lebih cepat. Konsumsi naik, bisnis naik, dan pajak juga ikut meningkat,” katanya.
Terkait skema pelaksanaan, pemerintah mempertimbangkan penerapan WFH pada hari Jumat. Opsi ini dinilai memiliki dampak paling kecil terhadap produktivitas kerja karena durasi jam kerja yang relatif lebih pendek.
“Kalau dipilih, hari Jumat dianggap paling kecil dampaknya terhadap produktivitas,” jelasnya.
Meski demikian, Purbaya menyebut penerapan kebijakan ini kemungkinan akan berbeda antara sektor pemerintah dan swasta. Untuk instansi pemerintahan, WFH berpotensi bersifat wajib, sementara bagi sektor swasta masih sebatas imbauan.
Ia juga menegaskan bahwa sektor industri tertentu, seperti pabrik, tidak akan terdampak kebijakan tersebut karena karakter pekerjaan yang tidak memungkinkan untuk dilakukan secara jarak jauh.
Pemerintah diharapkan segera merilis skema resmi penerapan WFH agar dapat menjadi panduan bagi seluruh sektor dalam menjalankan kebijakan tersebut secara efektif.














