Prioritaskan Keselamatan, Jenderal Agus Subiyanto Minta Prajurit TNI di Lebanon Hentikan Aktivitas Luar

JurnalPatroliNews – Jakarta – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon Selatan.

Langkah ini diambil menyusul insiden memilukan yang merenggut nyawa tiga prajurit TNI dalam menjalankan misi perdamaian di wilayah tersebut.

Melalui sambungan video call yang diunggah di akun Instagram resminya, Jumat (3/4), Jenderal Agus menekankan agar komandan satuan di lapangan memprioritaskan prosedur perlindungan maksimal.

Panglima meminta seluruh personel untuk segera masuk ke dalam bunker dan menghentikan seluruh aktivitas di luar area aman.

“Jaga moril prajurit yang ada di sana. Tetap laksanakan pengamanan intern ya, masuk ke bunker-bunker dan tidak ada kegiatan lagi keluar,” tegas Jenderal Agus kepada Komandan Satgas UNIFIL.

Instruksi ini bertujuan untuk meminimalisir risiko jatuhnya korban tambahan di tengah situasi keamanan Lebanon Selatan yang kian tidak menentu.

Selain aspek keamanan fisik, Panglima TNI juga menaruh perhatian besar pada kondisi psikologis para prajurit yang tengah berduka kehilangan rekan sejawat mereka.

“Jaga moril prajurit supaya tetap semangat,” tambah Jenderal Agus memastikan mentalitas pasukan tetap terjaga di daerah penugasan.

Merespons arahan tersebut, Komandan Satgas UNIFIL menyatakan kesiapan penuh untuk melaksanakan prosedur pengamanan ketat sesuai perintah Mabes TNI.

Jenderal Agus menegaskan bahwa memastikan keselamatan setiap nyawa prajurit di Lebanon Selatan adalah prioritas tertinggi negara saat ini, sembari terus memantau dinamika konflik di wilayah penugasan secara intensif.