Buru Tosan dan Desu: Polisi Bongkar Penyuplai Narkoba ke Hiburan Malam White Rabbit dan NIX Bali

JurnalPatroliNews – Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri resmi merilis identitas dan foto dua orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait jaringan narkotika internasional.

Kedua buronan tersebut diduga kuat berperan sebagai penyuplai narkoba ke sejumlah tempat hiburan malam (THM) ternama di Jakarta dan Bali.

DPO pertama adalah Tosan (40), warga asal Riau yang diidentifikasi sebagai rekan bisnis dari bandar besar Andre Fernando alias Ko Andre alias ‘The Doctor’. Tosan diketahui memiliki peran krusial sebagai penyuplai utama narkotika ke THM White Rabbit di Jakarta.

“DPO atas nama Tosan merupakan partner dari Andre Fernando. Berdasarkan pelacakan tim di lapangan, yang bersangkutan saat ini diduga kuat tengah bersembunyi di wilayah Malaysia,” ujar Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, dalam keterangannya pada Senin (13/4).

Selain Tosan, Polri juga merilis foto Gede Suwitrayasa alias Desu. Ia diburu atas perannya sebagai pemasok barang haram ke THM N Co Living by NIX di Bali.

Langkah rilis foto ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak para pelaku dan melibatkan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi keberadaan mereka.

Koneksi dengan Jaringan ‘The Doctor’ Identitas para DPO ini muncul sebagai pengembangan dari penangkapan Andre Fernando (32) alias ‘The Doctor’ di Penang, Malaysia, pada awal April lalu.

Ko Andre bukan hanya seorang bandar, tetapi juga sosok yang membantu pelarian bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin. Erwin sendiri merupakan nama yang mencuat dalam kasus suap terhadap eks Kapolres Bima.

Dalam konstruksi perkara, The Doctor diketahui tidak hanya bertransaksi narkoba dengan jaringan Erwin di Bima, Nusa Tenggara Barat, tetapi juga menginstruksikan pihak lain untuk menyiapkan jalur pelarian bagi para buron agar bisa keluar dari Indonesia menuju Malaysia melalui Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Penangkapan Ko Andre sebelumnya berhasil dilakukan berkat kerja sama intensif melalui operasi gabungan antara Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Divhubinter Polri, dan Interpol.

Saat ini, kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap Tosan dan Desu guna memutus total rantai pasokan narkoba ke tempat-tempat hiburan di kota-kota besar Indonesia.

Pihak Bareskrim Polri mengimbau kepada siapa pun yang melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan kedua DPO tersebut untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui saluran komunikasi resmi Polri.