Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Peredaran Narkoba


JurnalPatroliNews – JAKARTA — Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, mengingatkan potensi penyalahgunaan rokok elektronik atau vape sebagai media baru peredaran narkotika yang dinilai kian mengkhawatirkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhaimin, yang akrab disapa Cak Imin, saat menghadiri ajang Women’s Day Run 2026 di kawasan Gelora Bung Karno, Minggu (19/4/2026).

“Vape kini sudah banyak disalahgunakan untuk narkoba, dan ini sangat berbahaya. Jangan sampai kita lengah, karena ini bisa menjadi pintu masuk baru yang tidak kita sadari, bahkan di lingkungan pesantren yang selama ini kita jaga,” ujarnya.

Menurutnya, fenomena tersebut tidak bisa lagi dipandang sekadar sebagai tren gaya hidup, melainkan harus dilihat sebagai ancaman serius bagi generasi muda.

Cak Imin menilai pola peredaran narkotika saat ini semakin berkembang dengan memanfaatkan teknologi dan produk yang populer di kalangan anak muda. Karena itu, ia menekankan pentingnya kewaspadaan dari berbagai pihak, mulai dari keluarga, lembaga pendidikan, hingga aparat penegak hukum.

“Kita tidak boleh hanya reaktif. Pemerintah harus memastikan ada regulasi yang jelas, pengawasan yang kuat, serta edukasi yang masif kepada generasi muda,” katanya.

Ia juga mendorong penguatan peran pesantren dan sekolah agar tidak menjadi celah masuknya praktik penyalahgunaan narkoba melalui media baru seperti vape.

Lebih lanjut, Cak Imin menekankan perlunya pendekatan yang seimbang dalam menangani persoalan ini, yakni tegas terhadap penyalahgunaan narkoba namun tetap berbasis data agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.

“Pendekatannya harus cerdas. Kita tegas terhadap narkoba, tapi juga tidak boleh gegabah tanpa data. Jangan sampai terlambat bertindak,” ujarnya.

Ia berharap penanganan penyalahgunaan vape dapat dilakukan secara komprehensif melalui kolaborasi lintas sektor, sehingga ruang-ruang pendidikan tetap aman dan kondusif bagi pembentukan karakter generasi muda.