JurnalPatroliNews – BANDUNG — Tim SAR gabungan mengevakuasi sesosok jenazah perempuan dari lereng terjal di kawasan Kelurahan Ledeng, Kecamatan Cidadap, Bandung, Minggu (19/4/2026).
Proses evakuasi berlangsung dramatis lantaran medan yang sulit. Tim penyelamat harus menuruni tebing setinggi sekitar 50 meter dengan kemiringan ekstrem untuk mengangkat jasad korban.
Komandan Regu Rescue Peleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskar PB) Kota Bandung, Encep Iman Nurdin, mengatakan jenazah ditemukan di dasar lereng, tepat di aliran air dalam kondisi tertimbun material alami dan sampah.
“Kendala utama selain medan adalah banyaknya akar bambu yang melilit jenazah. Petugas harus memotongnya satu per satu di tengah kondisi tanah berlumpur,” ujarnya.
Jenazah tersebut sebelumnya telah ditemukan warga sejak Sabtu (18/4/2026) petang. Namun, karena minimnya pencahayaan dan tingginya risiko, proses evakuasi baru dapat dilakukan keesokan harinya.
Evakuasi akhirnya berhasil diselesaikan sekitar pukul 13.45 WIB setelah tim bekerja dengan peralatan khusus dan kehati-hatian tinggi.
Setelah berhasil diangkat ke atas lereng, Tim Inafis Polrestabes Bandung langsung melakukan identifikasi awal. Kapolsek Cidadap, Rudhi Gindriansyah, memastikan korban berjenis kelamin perempuan.
Namun hingga kini identitas korban belum diketahui karena kondisi jasad yang telah mengalami kerusakan parah. Polisi menduga korban telah meninggal dunia sekitar lima hari sebelum ditemukan.
“Kami belum bisa mengidentifikasi karena kondisi tubuhnya sudah hancur,” ujarnya.
Jenazah kemudian dibawa ke RS Sartika Asih untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana dalam kasus ini. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga diimbau segera melapor ke kantor polisi terdekat.














