JurnalPatroliNews – Jakarta – Teka-teki penemuan dua kerangka manusia di sekitar Sungai Bedog, Dusun Mangir Tengah, Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, mulai menemui titik terang.
Pihak kepolisian menyatakan satu dari dua kerangka yang ditemukan pada Senin (11/5) tersebut kini telah berhasil teridentifikasi.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan bahwa kerangka pertama yang ditemukan dengan sebagian pakaian telah teridentifikasi sebagai Sumadi (53), warga Dusun Tegaldowo, Grujugan, Bantul.
Kepastian ini diperoleh setelah pihak keluarga melaporkan adanya anggota keluarga yang hilang dan mengenali ciri-ciri fisik serta pakaian korban.
Proses Identifikasi Melalui Ciri Fisik Identifikasi diperkuat dengan pengakuan keluarga mengenai celana dalam yang ditemukan pada jenazah serta ciri khusus berupa gigi palsu pada bagian depan atas sebelah kanan.
Hasil koordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara menunjukkan adanya kesamaan antara temuan medis pada kerangka tersebut dengan ciri-ciri yang disampaikan keluarga.
Sumadi diketahui lahir di Kulon Progo pada 16 Maret 1972. Selain itu, pihak keluarga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat gangguan mental dan sedang dalam masa pengobatan serta kontrol rutin di RS Panembahan Senopati.
Penyelidikan Masih Berlanjut Meski identitas telah terungkap, kepolisian belum dapat menjelaskan penyebab pasti kematian korban. Polisi masih mendalami apakah terdapat unsur tindak pidana dalam kasus ini.
Sebagai informasi, penemuan ini bermula dari laporan pemancing yang menemukan dua jenazah dalam kondisi rusak berat. Kerangka pertama diperkirakan telah meninggal sekitar dua hingga tiga minggu sebelum ditemukan.
Sementara itu, kerangka kedua yang hanya menyisakan batok kepala dan berlumut diperkirakan telah meninggal selama berbulan-bulan. Jarak antara kedua temuan kerangka tersebut hanya berkisar tiga meter.














