JurnalPatroliNews – Jakarta – Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Bareskrim Polri sukses menggulung salah satu buronan kakap pelaku penyelundupan barang haram narkotika jenis sabu-sabu lintas negara seberat belasan kilogram yang sempat buron beberapa waktu lalu
Tersangka yang diketahui identitasnya bernama Muhammad Zaki tersebut bertindak sebagai buron atas kasus penyelundupan narkoba golongan satu jenis sabu seberat sebelas koma empat kilogram asal Malaysia yang disusupkan lewat perairan Bengkalis Provinsi Riau
Langkah pelarian dari sang buron nomor satu tersebut akhirnya resmi kandas setelah disergap petugas saat bersembunyi di dalam kamar Hotel City Dumai, Riau, pada hari Minggu pekan ini
Otoritas kepolisian memaparkan bahwa berakhirnya masa pelarian dari masuknya daftar pencarian orang atau DPO ini terjadi setelah seluruh pergerakan jejaknya berhasil terendus secara akurat oleh tim gabungan di lapangan
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa dalam struktur sindikat peredaran gelap narkotika ini tersangka memegang peranan krusial sebagai jembatan penghubung
Muhammad Zaki dideteksi bertindak sebagai perantara bagi kelompok tekong laut sekaligus mengemban amanah sebagai penyimpan logistik atau pengelola gudang dalam pusaran bisnis haram tersebut
Pada saat proses eksekusi penyergapan berlangsung di area hotel, barisan petugas langsung bergerak taktis melakukan tindakan penggeledahan secara ketat pada fisik badan pelaku
Aparat penegak hukum juga menyisir setiap sudut ruangan kamar hotel tempat menginap pelaku guna memburu adanya alat bukti atau barang haram tambahan yang kemungkinan disembunyikan
Kendati demikian, Brigjen Eko menjelaskan bahwa dari hasil operasi penggeledahan badan dan pembersihan isi kamar tersebut petugas tidak mendapati adanya barang bukti narkotika jenis baru maupun komoditas terlarang lainnya
Dikendalikan oleh Narapidana di Dalam Rutan Dumai
Berdasarkan lembar berita acara pemeriksaan awal pasca-penangkapan, pihak kepolisian berhasil membongkar arsitektur jaringan sindikat narkoba internasional yang diikuti pelaku
Zaki dipastikan menjadi bagian dari sel jaringan peredaran gelap narkoba lintas batas negara yang pergerakannya disetir secara rapi dari balik jeruji besi rumah tahanan
Dari pengakuan sementara, tersangka mengonfirmasi perannya sebagai kurir perantara yang menghubungkan awak tekong laut dengan gudang penyimpanan barang berdasarkan instruksi langsung dari narapidana
Aktor intelektual di balik jeruji besi yang mengendalikan operasional bisnis haram tersebut diketahui merupakan seorang warga binaan atas nama Ramzi yang saat ini tengah mendekam di Rutan Dumai















Komentar