JurnalPatroliNews – Bantul – Warga kawasan Pleret digegerkan dengan penemuan seorang balita perempuan dalam kondisi mengenaskan di dalam kamar rumah kontrakan.
Bocah yang baru berusia tiga tahun berinisial ACB tersebut ditemukan dalam keadaan lemas dengan kondisi mulut dilakban serta kaki dan tangan terikat.
Peristiwa memilukan ini terjadi di sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di wilayah Kedaton, Kalurahan Pleret, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi bahwa korban berhasil dievakuasi oleh warga setempat pada Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Berdasarkan data penyelidikan kepolisian, korban selama ini diketahui hanya tinggal berdua bersama ibu kandungnya yang berinisial TKS.
Perempuan berusia 25 tahun asal Tulangbawang, Lampung tersebut tercatat memegang identitas KTP Kabupaten Gunungkidul.
Kronologi Penemuan oleh Tetangga dan Pemilik Kontrakan
Insiden penyekapan ini pertama kali terendus setelah seorang saksi yang merupakan tetangga kontrakan melihat TKS pergi keluar sendirian sekitar pukul 17.00 WIB.
Saksi di lokasi kejadian kemudian melihat TKS sempat kembali lagi ke rumah kontrakannya tersebut setelah ibadah Magrib atau sekitar pukul 18.00 WIB.
Kecurigaan warga mulai memuncak saat saksi mendengar suara tangisan balita yang tidak wajar ketika sedang membakar sate di depan area rumah kontrakan tersebut.
Merasa ada hal yang tidak beres, saksi bersama pemilik kontrakan langsung mengecek kamar TKS sekitar pukul 20.50 WIB dengan cara mencongkel bagian jendela.
Saat jendela berhasil dibuka, warga mendapati balita ACB berada di dalam kamar yang kosong dalam posisi yang sudah sangat tidak berdaya.
Bagian mulut korban tampak ditutup rapat menggunakan lakban plastik bening, sementara kedua tangan dan kakinya diikat menggunakan lakban serta selendang merah marun.
Warga yang panik melihat kondisi korban langsung melaporkan temuan tersebut ke pihak Bhabinkamtibmas Pleret untuk diteruskan ke Polsek Pleret.
Pemeriksaan Ibu Kandung dan Kondisi Terkini Korban
Aparat kepolisian yang melakukan olah tempat kejadian perkara memastikan rumah kontrakan tersebut dalam keadaan kosong dan hanya menyisakan korban.
Hasil penelusuran lebih lanjut mengungkap bahwa suami TKS atau ayah kandung korban saat kejadian sedang berada di Jakarta untuk bekerja sebagai karyawan swasta.
Ayah korban dilaporkan langsung bergegas pulang ke Yogyakarta sesaat setelah mendengar kabar mengenai kondisi tragis yang menimpa anak kandungnya.
Saat ini, ibu kandung korban berinisial TKS telah diamankan di Polsek Pleret guna menjalani proses pemeriksaan serta klarifikasi intensif.
Pihak penyidik kepolisian juga masih terus menyelidiki arah kepergian TKS saat meninggalkan anak balitanya dalam kondisi terikat di dalam rumah.
Sementara itu, balita ACB kini telah diamankan dan berada dalam perawatan oleh pihak keluarga besar ayahnya di wilayah Kabupaten Gunungkidul.















Komentar