JurnalPatroliNews – Jakarta – Sebuah insiden amuk massa dilaporkan menimpa satu unit mobil Toyota Fortuner di kawasan Jakarta Pusat.
Aksi perusakan kendaraan roda empat tersebut terjadi di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, pada Sabtu kemarin.
Rangkaian rekaman video yang memperlihatkan detik-detik menegangkan peristiwa itu sempat beredar luas hingga menjadi viral di media sosial.
Berdasarkan tayangan video yang beredar, sejumlah massa terlihat secara agresif melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut.
Bahkan, terdapat salah seorang warga yang nekat menaiki kap depan mobil demi memecahkan kaca utama kendaraan.
Laju mobil tersebut akhirnya terhenti, yang kemudian langsung membuat kerumunan massa mengepung posisi kendaraan secara rapat.
Massa yang tersulut emosi spontan memecahkan seluruh kaca jendela serta merusak bodi mobil hingga mengalami penyok di berbagai sisi.
Menurut narasi yang berkembang di lapangan, aksi anarkis warga tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya peristiwa tabrak lari sebelumnya.
Penyelidikan Pihak Kepolisian Metro Jakarta Pusat
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, membenarkan adanya laporan terkait insiden keributan massal tersebut.
Pihak kepolisian mencatat bahwa peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 6 Juni 2026, sekitar pukul 16.30 WIB.
Informasi pertama kali diperoleh oleh piket Opsnal dari laporan KSPK yang masuk melalui saluran layanan darurat resmi 110.
Laporan masyarakat tersebut mengindikasikan adanya keributan besar yang tengah berlangsung di area putaran Bata Pasar Tanah Abang.
Petugas kepolisian yang diterjunkan ke lokasi mendapati unit mobil sudah dalam kondisi rusak parah dengan bodi penyok serta kaca yang pecah berantakan.
Hingga saat ini, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat menegaskan masih terus melakukan penyelidikan mendalam atas kasus perusakan ini.
Aparat kepolisian tengah fokus bergerak di lapangan guna mencari dan mengidentifikasi para pelaku yang terlibat aksi perusakan mobil.
Selain itu, pihak penyidik juga masih mendalami kebenaran informasi mengenai dugaan peristiwa tabrak lari yang menjadi pemicu awal amuk massa.















Komentar