Ferry Juliantono Kukuhkan IKA UNPAD Bali, Siapkan Program Pengolahan Sampah Plastik Jadi Solar

JurnalPatroliNews | Denpasar – Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD), Ferry Juliantono, mengukuhkan kepengurusan IKA UNPAD Provinsi Bali, Senin malam (2/11/2026). Pengukuhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, memperluas jejaring, serta mendorong kontribusi nyata alumni bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Ferry menekankan bahwa keberadaan IKA UNPAD tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga ruang untuk membangun kolaborasi lintas profesi dan latar belakang keilmuan.

Ia mengapresiasi terbentuknya kepengurusan IKA UNPAD Bali yang dinilai mencerminkan semangat kebersamaan para alumni.

“Kami baru mendapat informasi bahwa alumni UNPAD di Bali ada sekitar 300 orang lebih. Mudah-mudahan ini bisa dikumpulkan dan keanggotaan IKA UNPAD di Bali bertambah besar,” ujarnya.

Menurut Ferry, kepengurusan daerah perlu menjadi penghubung bagi para alumni untuk saling mengenal, memperkuat jejaring, serta mengembangkan berbagai program bersama.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat dimulai dari kegiatan sederhana, seperti pertemuan rutin dan saling membantu antaralumni, hingga berkembang menjadi program yang memberikan manfaat lebih luas.

Siapkan Dua Unit Pengolah Limbah Plastik

Dalam kesempatan itu, Ferry juga mengumumkan rencana bantuan dua unit alat pengolah limbah plastik untuk mendukung penanganan persoalan sampah di Bali.

Program tersebut direncanakan melibatkan organisasi masyarakat adat. Bersama Kementerian Koperasi, pihaknya akan mendorong pembentukan koperasi masyarakat adat yang berperan dalam pengelolaan dan pemilahan sampah plastik.

Limbah yang telah dipilah selanjutnya akan diproses menggunakan teknologi pirolisis untuk menghasilkan bahan bakar jenis solar.

“Program ini diharapkan dapat menjawab dua persoalan sekaligus, yakni masalah sampah plastik dan antrean bahan bakar minyak (BBM) di Bali,” kata Ferry.

Rencana tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi yang ingin didorong melalui kolaborasi alumni, koperasi, dan masyarakat setempat.

Alumni Didorong Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Sebelumnya, dalam kegiatan terpisah bertajuk Unpad Menyapa Bali 2026, Ferry juga mengajak alumni dan civitas akademika Universitas Padjadjaran untuk mengambil peran dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai salah satu instrumen penting dalam pembangunan ekonomi nasional.

Salah satu implementasinya diwujudkan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang mencakup pembentukan badan usaha, pembangunan sarana fisik, hingga tahap operasional.

Menurutnya, potensi alumni dan perguruan tinggi dapat menjadi kekuatan untuk mendukung pengembangan koperasi serta memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Rektor UNPAD: Alumni Berperan Penting bagi Kemajuan Kampus

Rektor Universitas Padjadjaran, Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, yang turut hadir dalam pengukuhan tersebut, menegaskan pentingnya peran alumni dalam mendukung kemajuan perguruan tinggi.

Ia menilai universitas tidak akan berkembang secara optimal tanpa dukungan jaringan alumni yang kuat. Arief juga mencontohkan sejumlah perguruan tinggi dunia, seperti Harvard dan MIT, yang memiliki jaringan alumni berpengaruh.

Menurut Arief, kepemimpinan Ferry turut memperkuat organisasi IKA UNPAD, salah satunya melalui terbentuknya kepengurusan di berbagai provinsi.

“UNPAD kini memiliki sekitar 40.000 mahasiswa dan 400.000 alumni. Di tingkat nasional, UNPAD berada di urutan keenam dari sekitar 4.000 perguruan tinggi di Indonesia. Kampusnya kini tersebar di Bandung, Jatinangor, Pangandaran, dan Jakarta,” ucapnya.

Arief juga menyebut sejumlah alumni UNPAD yang kini berkiprah di Bali, di antaranya Direktur RS Sanglah serta Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar. Ia turut menyoroti kiprah Ferry Juliantono yang saat ini mengemban jabatan sebagai menteri.

Pemprov Bali Buka Peluang Kolaborasi

Dukungan terhadap penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah juga disampaikan Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Ekonomi dan Keuangan, I Wayan Eka Dina.

Ia menyambut baik kehadiran Universitas Padjadjaran dan menyatakan pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama dengan kalangan akademisi.

“Unpad menjadi mitra strategis di sejumlah bidang, antara lain peningkatan kualitas pendidikan dan SDM, penguatan riset dan inovasi daerah, pengembangan ekonomi dan kewirausahaan melalui hilirisasi hasil penelitian, peningkatan daya saing dunia usaha, serta pelestarian budaya dan lingkungan Bali,” ucapnya.

Pengukuhan pengurus IKA UNPAD Bali diharapkan menjadi awal penguatan jejaring alumni sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, potensi alumni diharapkan tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Bali.

Komentar