Mahfud MD Komentar Usai KPK Tangkap Edhy: Saya Back Up Firli

  • Whatsapp
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD ./net

JurnalPatroliNews – Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD berkomentar setelah Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Mahfud menyampaikan KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri kerap dikritik lantaran minim penindakan kasus korupsi. Namun Mahfud mengklaim akan mendukung Firli.

Bacaan Lainnya

“Saya selalu mengingatkan kepada teman-teman di KPK tentang apa yang pernah disampaikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri kepada saya, ‘Biarlah orang mengatakan bahwa kami tidak baik, tapi kami akan berusaha keras untuk berbuat baik’,” kata Mahfud dalam cuitan di Twitter @mohmahfudmd, Rabu (25/11).

“Saya jawab, ‘Lakukan, saya akan back up agar Anda tak diintervensi’,” lanjut Mahfud dalam cuitannya.

Meski begitu, tak ada keterangan terkait apakah cuitan Mahfud ini berkaitan dengan penangkapan terhadap Edhy.

CNNIndonesia.com juga telah meminta klarifikasi terkait cuitan tersebut sekaligus meminta pendapat Mahfud berkaitan dengan penangkapan Edhy melalui pesan singkat, namun belum direspons.

Ketua KPK Firli Bahuri bersiap menjalani sidang etik dengan agenda pembacaan putusan di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Kamis (24/9/2020). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.)

Kabar penangkapan terhadap Edhy telah dikonfirmasi oleh pimpinan KPK. Firli menjelaskan penangkapan ini dilakukan terkait dugaan korupsi penetapan izin ekspor benih lobster.

“Tadi malam Menteri KKP diamankan KPK di Bandara Soetta saat kembali dari Honolulu [Amerika Serikat], yang bersangkutan diduga terlibat korupsi dalam penetapan izin export baby lobster,” kata Firli lewat pesan singkat, Rabu (25/11).

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan Edhy ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 01.23 WIB.

Penyidik senior KPK Novel Baswedan disebut memimpin operasi penangkapan Edhy. Dia bersama Tim KPK langsung membawa Edhy ke kantor lembaga anti-rasuah itu.

“Sesampainya di KPK (Edhy) langsung diperiksa. Di dalam Gedung KPK sendiri terlihat ada Novel Baswedan penyidik senior KPK, salah satu yang memimpin kegiatan itu,” kata seorang sumber internal KPK menjelaskan penangkapan itu.

(cnn)

Pos terkait