JurnalPatroliNews – Karo – Warga Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat di bawah pohon kopi dekat areal pemakaman umum pada Selasa (16/9).
Korban diketahui bernama Melky Refanta Perangin-angin (32), penduduk setempat. Kasi Humas Polres Tanah Karo, Iptu Pedoman Maha, mengatakan dugaan awal mengarah pada tindak pidana pembunuhan, namun kepastian penyebab kematian menunggu hasil autopsi.
“Kalau indikasi ke arah pembunuhan memang ada, tapi kepastian hanya bisa dipastikan lewat autopsi,” ujarnya, Kamis (18/9).
Kapolsek Simpang Empat, AKP Domdom Panjaitan, juga membenarkan temuan tersebut. Ia menyebut tim Inafis Polres Tanah Karo bersama aparat desa sudah melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah.
“Dari temuan awal, kuat dugaan korban merupakan korban tindak pidana. Saat ini kami masih mencari tahu pelaku dan motif di balik peristiwa ini,” jelasnya.
Menurut keterangan Rocky Perangin-angin, adik korban, Melky terakhir terlihat pada Senin (15/9) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu, ia dijemput oleh seorang pria bernama Ganda Nainggolan dan tidak pernah kembali ke rumah.
Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian ke sekitar ladang Seledang. Pencarian berujung pada penemuan gundukan tanah mencurigakan di bawah pohon kopi.
“Setelah digali, terlihat kejanggalan, dan langsung kami laporkan ke Polsek Simpang Empat,” ujar Rocky.
Polisi bersama tim Inafis turun ke lokasi dan menggali tanah tersebut. Hasilnya, ditemukan jasad seorang pria hanya mengenakan celana dalam. Keluarga langsung mengenali jenazah itu sebagai Melky.
“Tidak ditemukan pakaian maupun barang berharga yang melekat di tubuh korban,” kata Domdom.
Jenazah Melky kemudian dibawa ke RSU Kabanjahe untuk pemeriksaan awal, sebelum diautopsi lebih lanjut di RS Bhayangkara TK II Medan. Polisi juga telah mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mempercepat proses pengungkapan kasus.
“Langkah cepat ini menunjukkan keseriusan kami agar pelaku segera teridentifikasi dan motifnya jelas,” pungkas Domdom.














