Waspadai Kota Tua! BMKG Soal Tsunami di Jawa: Ketinggian Bisa di Atas 20 Meter

Ilustrasi gelombang tinggi (Dok Pixabay)

JurnalPatroliNews – Jakarta,- Meskipun belum dapat diprediksi waktunya, Pulau Jawa berpotensi mengalami tsunami besar. Terdapat sejumlah wilayah yang akan terdampak jika hal tersebut terjadi.

Daryono selaku peneliti BMKG menjelaskan BMKG sudah melakukan pemodelan jika ada gempa berkekuatan 8,7. Model itu dengan pusat di berbagai wilayah dan hasilnya seluruh selatan Jawa akan terdampak.

Bacaan Lainnya

“Kalau gempa yang terjadi sampai 8,7 sudah kita modelkan apakah pusatnya di Jawa Timur, selatan Jawa di Jakarta, selatan Jawa Barat, selatan Banten, atau Selat Sunda. Hampir seluruh selatan Jawa terlanda,” jelas Daryono dalam program PROFIT CNBC Indonesia belum lama ini.

Dampak terbesar juga akan melanda pada pantai dengan kontur landai. Sebab, gelombang tsunami akan berukuran tinggi sangat signifikan. Berbeda jika pantai memiliki tempat yang terjal berupa tebing.  “Di sana akan agak lebih aman,” imbuhnya.

“Apalagi pantai konturnya landai. Akan mengalami tinggi tsunami yang signifikan, beberapa tempat ada yang di atas 20 meter. Tempat-tempat yang pantainya terjal berupa tebing agak aman, tsunami tidak akan merangsek ke daratan,” ujarnya menjelaskan.

Masih kata Daryono, Jika gempa megathrust berkekuatan M 8,7 di selatan Banten dan Selat Sunda terjadi, maka akan berdampak ke Jawa Barat, Lampung bahkan masuk ke Laut Jawa.

“Namun patut kita waspadai kalau terjadi tsunami itu terjadi pasang purnama, maka tingginya lebih dari itu. Kalau kawan di ITB lebih dari itu. Karena kita punya data yang berbeda yang diolah,” ungkapnya.

Sementara itu, Institut Teknologi Bandung memprediksi adanya potensi tsunami dengan tinggi 20 meter di pesisir Pulau Jawa dan sekitarnya.

Pos terkait