JurnalPatroliNews – Jakarta – Seorang pria berinisial RR (29) ditangkap setelah diduga menusuk anggota TNI berinisial RU (30) di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kepolisian menyebut insiden ini dipicu oleh senggolan di dalam lokasi hiburan.
“Awalnya terjadi senggolan di dalam tempat hiburan, kemudian berkembang jadi pertikaian,” kata AKP Bima Sakti, Kepala Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, pada Kamis (31/7).
Usai berselisih, RR dan RU sempat keluar dari lokasi untuk adu mulut lebih lanjut. Menurut Bima, sempat ada upaya mediasi dari pihak lain, namun ketegangan kembali memanas hingga berujung kekerasan.
“Sempat dilerai, tapi perdebatan berlanjut lagi,” ujarnya.
Pelaku Bawa Pisau karena Trauma Ditodong
Dalam keterangannya, Bima juga mengungkapkan bahwa pelaku membawa pisau bukan untuk mencari masalah, melainkan sebagai bentuk perlindungan diri. RR mengaku pernah menjadi korban penodongan di kawasan Blok M.
“Dia memang biasa bawa pisau kalau keluar malam. Katanya, dia pernah ditodong sebelumnya oleh orang tidak dikenal,” jelas Bima.
Korban Ditusuk 13 Kali
Peristiwa penusukan terjadi pada Minggu dini hari (27/7) di Gandaria Utara, Jakarta Selatan. Korban diketahui adalah personel aktif TNI. Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke RS Fatmawati dan kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto untuk penanganan lanjutan.
“Korban mengalami 13 luka tusuk. Saat ini masih dirawat intensif di RSPAD,” terang Bima saat diwawancarai pada Selasa (29/7).
Pelaku Ditangkap di Jakarta Timur
Tak butuh waktu lama, polisi yang menerima laporan dari warga segera melakukan olah TKP dan penyelidikan. Hasilnya, tersangka RR berhasil diamankan di kediamannya di wilayah Jakarta Timur.
Proses hukum terhadap RR masih terus berjalan, sementara korban masih dalam penanganan tim medis.














