Fuad Bawazier: Prabowo Sukses Tekan Tarif Dagang AS, Lebih Unggul dari China dan Vietnam

JurnalPatroliNews – Jakarta – Mantan Menteri Keuangan, Fuad Bawazier, memberikan apresiasi atas keberhasilan Presiden Prabowo Subianto dalam meredam lonjakan tarif dagang baru yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Indonesia. Menurutnya, Prabowo berhasil menurunkan tarif dari 32 persen menjadi 19 persen.

“Selamat untuk Presiden Prabowo,” ujar Fuad pada Minggu, 20 Juli 2025.

Fuad menjelaskan bahwa dinamika perdagangan global sempat memanas sejak era kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Negara-negara dunia, termasuk Indonesia, berlomba mencari posisi tawar terbaik dalam menghadapi AS, di tengah tekanan waktu yang semakin sempit.

Awalnya, tim negosiasi dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kesulitan mencapai kesepakatan penurunan tarif dengan pihak AS. Namun, persoalan mulai menemukan titik terang setelah Prabowo mengambil alih langsung jalannya pembicaraan.

“Setelah pendekatan teknis dari menteri dan tim tak kunjung membuahkan hasil, Presiden Prabowo turun langsung berunding dengan Trump. Hasilnya sangat positif,” jelas Fuad.

Ia menilai pencapaian ini bahkan melampaui hasil negosiasi panjang yang pernah terjadi antara AS dengan negara besar lain seperti China dan Vietnam.

Fuad memaparkan bahwa dalam negosiasi AS dengan China, terdapat selisih tarif antara 30 persen dan 10 persen, sementara Vietnam menghadapi selisih 20 persen antara tarif 20 persen dan nol persen. Sementara itu, Indonesia berhasil mencapai kesepakatan dengan selisih tarif 19 persen, yakni dari 19 persen ke 0 persen.

“Artinya, Indonesia masih mendapat keunggulan relatif 1 persen dibandingkan dua negara itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fuad juga menyoroti pengalihan impor minyak dari Singapura ke AS. Ia menilai langkah tersebut tidak menimbulkan kerugian bagi Indonesia, bahkan bisa menjadi peluang keuntungan.

“Impor dari Amerika memang mencakup barang-barang yang kita butuhkan. Jadi pengalihan tersebut justru berpotensi menguntungkan,” pungkas Fuad.