Hadiri PPTM 2026, Menlu Sugiono Jabat Tangan Dino Patti Djalal di Tengah Sorotan Publik

JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Luar Negeri RI Sugiono terlihat menyapa dan berjabat tangan dengan mantan Wakil Menteri Luar Negeri sekaligus mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal, dalam rangkaian acara Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri RI, Selasa (13/1/2026).

Momen pertemuan keduanya terekam dalam siaran resmi YouTube Kementerian Luar Negeri RI. Mengenakan setelan jas abu-abu dan peci hitam, Sugiono memasuki ruangan acara dan menyapa satu per satu tamu undangan yang berada di jalur masuk. Saat bertemu Dino Patti Djalal, keduanya tampak saling tersenyum sembari berjabat tangan singkat.

Dalam pidato pembukaannya, Menlu Sugiono turut menyebut nama Dino Patti Djalal bersama sejumlah mantan pejabat Kementerian Luar Negeri yang hadir. Ia menyapa para mantan wakil menteri luar negeri dan diplomat senior yang masih aktif berkontribusi bagi diplomasi nasional.

“Para wakil, para mantan Wakil Menteri Luar Negeri. Dalam daftar saya tercatat Duta Besar Dino Patti Djalal, Duta Besar HM Fachir, serta Bapak Pahala Mansuri,” ujar Sugiono dalam sambutannya.

Sugiono menegaskan bahwa Kementerian Luar Negeri merupakan ruang bersama bagi seluruh insan diplomasi Indonesia, baik yang masih bertugas maupun yang telah purna pengabdian. Ia pun menyambut kehadiran para senior diplomasi tersebut sebagai bagian dari keluarga besar Kemlu RI.

“Selamat datang kembali di rumah kalian semua,” kata Sugiono menutup sambutan pembuka.

Selain Dino Patti Djalal, PPTM 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh diplomasi nasional, termasuk mantan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab yang menjabat pada periode 1999–2001 serta mantan Menlu Retno Marsudi yang memimpin diplomasi Indonesia selama satu dekade pada 2014–2024.

Kehadiran dan sapaan Sugiono kepada Dino menjadi perhatian publik, mengingat sebelumnya Dino sempat melontarkan kritik terbuka terhadap kinerja Menlu Sugiono. Kritik tersebut disampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @dinopattidjalal, pada 21 Desember 2025.

Dalam video tersebut, Dino menyampaikan pandangannya sebagai diplomat senior dengan pengalaman hampir empat dekade di dunia hubungan internasional. Ia mengkritisi sejumlah aspek kepemimpinan Sugiono, mulai dari arah strategis, komunikasi publik, hingga keterlibatan aktif Menlu dalam pengelolaan diplomasi Indonesia.

Dino menilai kepemimpinan Kemlu membutuhkan kehadiran figur yang memberikan panduan jelas bagi para diplomat. Ia menyoroti tertundanya pertemuan koordinasi para duta besar, minimnya arahan strategis kepada perwakilan RI di luar negeri, serta lemahnya komunikasi kebijakan ke publik.

Selain itu, Dino juga menyinggung jarangnya Menlu Sugiono tampil menyampaikan pandangan kebijakan luar negeri melalui pidato atau wawancara publik. Menurutnya, komunikasi yang terbuka penting untuk menjaga kepercayaan publik dan kekuatan diplomasi nasional.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan Menlu dengan komunitas dan organisasi masyarakat di bidang hubungan internasional agar diplomasi Indonesia tetap inklusif dan responsif.

Menutup pernyataannya, Dino menyampaikan harapan agar Sugiono memperkuat kepemimpinan, memperbaiki pola komunikasi, serta lebih aktif menjalin keterhubungan dengan para pemangku kepentingan. Menurutnya, hal tersebut penting untuk memastikan diplomasi Indonesia tetap berwibawa dan berpengaruh di kancah global.