Ini Dia Penyebab Lembaga Keuangan Rentan Terkena Serangan Siber

Kaji kembali, apakah benar-benar ada kebutuhan bagi semua pengguna atau pegawai untuk memiliki hak admin di PC mereka. Mengadopsi pendekatan pencegahan Serangan tidak hanya dapat diblokir, tetapi juga dapat dicegah, termasuk serangan zero-day dan malware yang tidak dikenal. Dengan teknologi yang tepat, sebagian besar serangan, bahkan yang paling canggih pun dapat dicegah tanpa mengganggu alur bisnis normal.

Mencakup semua vektor serangan Anda perlu mewaspadai semua jenis serangan, termasuk jaringan, seluler, cloud, endpoints, dan IoT. Faktanya, Indonesia mengalami adopsi perbankan digital yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir, sekitar 78 persen masyarakat Indonesia yang merupakan nasabah perbankan, menggunakan perbankan digital secara aktif, meningkat drastis dari 57 persen pada tahun 2017.

Check Point Research mengamati peningkatan jumlah serangan terkait seluler serta vektor serangan yang sama sekali baru. Untuk itu, sangat penting bagi bisnis untuk mempertimbangkan solusi Keamanan Seluler yang sesuai untuk melindungi aset perusahaan dan data pelanggan. Perbarui threat intelligence Jaga bisnis Anda tetap berjalan dengan kecerdasan komprehensif yang secara proaktif dapat menghentikan ancaman.

Anda juga perlu mengelola layanan keamanan untuk memantau jaringan, merespons insiden kemudian mengatasi serangan dengan cepat. Terakhir, dengan mengadopsi pendekatan keamanan terkonsolidasi seperti arsitektur dan layanan Check Point Infinity, lembaga keuangan dapat mewujudkan perlindungan preemptive terhadap serangan generasi kelima yang canggih, seraya mencapai peningkatan efisiensi operasional sebesar 50 persen dan pengurangan biaya keamanan sebesar 20 persen.