Arus Migran dari Haiti Membludak, AS Ambil Ancang-ancang Pengusiran dan Rencana Deportasi

  • Whatsapp
Migran Haiti dari Meksiko menyeberang sungai di Del Rio Texas menuju tanah AS pada Jumat 17 September 2021/Net

JurnalPatroliNews Jakarta – Ribuan orang Haiti telah melintasi perbatasan Meksiko dan mengerubung di sekitar jembatan pada akhir pekan ini, membuat pemerintan Biden dengan segera melancarkan rencana pemblokiran dan pengusiran.

Pihak berwenang AS menutup lalu lintas untuk kendaraan dan pejalan kaki di kedua arah di satu-satunya penyeberangan perbatasan di Del Rio, Texas. Sejak Jumat, kecauan telah terjadi, membuat aparat meningkatkan keamanan ekstra ketat.

BACA JUGA :

Belum diketahui, rincian rencana yang telah diambil aparat dalam upaya menahan dan mengusir gerakan migran ini, tetapi diperkirakan aparat akan menyiapkan lima hingga delapan penerbangan dalam sehari, untuk memulangkan para imkigran gelap ini.

Para migran akan dikumpulkan di San Antonio, kota besar terdekat, yang mungkin termasuk di antara kota-kota keberangkatan para migran yang akan dideportasi.

Orang-orang Haiti menyeberangi Rio Grande yang berarus tenang, dan bolak-balik antara AS dan Meksiko melalui air setinggi lutut dengan beberapa orang tua menggendong anak-anak kecil di pundak mereka.

Mereka menetap sementara, mendirikan tenda dan tidur beralasan kardus di bawah atau di dekat jembatan di Del Rio, sebuah kota berpenduduk 35.000 yang telah sangat tertekan oleh arus migran dalam beberapa bulan terakhir.

Sebagian besar migran di jembatan itu pada hari Jumat adalah orang Haiti, kata Hakim Wilayah Val Verde Lewis Owens, yang merupakan pejabat tinggi terpilih di daerah itu dan yang yurisdiksinya mencakup Del Rio. Beberapa keluarga telah berada di bawah jembatan selama enam hari.

Pos terkait