JurnalPatroliNews – JAKARTA — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendorong peningkatan inovasi pelayanan pertanahan melalui penyelenggaraan Kompetisi Karya Inovasi Terapan yang Andal (KRISTAL) Tahun 2026. Ajang ini sekaligus menjadi wadah bagi aparatur sipil negara (ASN) muda untuk menghadirkan gagasan kreatif dan solutif.
Penghargaan kepada para pemenang kompetisi tersebut diserahkan pada Kamis (26/3/2026) dalam acara yang berlangsung secara daring dan luring di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta.
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menyampaikan bahwa kompetisi ini menunjukkan kemampuan ASN dalam menjawab tantangan pelayanan pertanahan yang semakin kompleks.
“Di tengah tantangan pelayanan pertanahan yang membutuhkan solusi jitu, para aparatur mampu menghadirkan gagasan yang kreatif dan solutif. Ini patut diapresiasi,” ujar Ossy.
Ia menambahkan, kemajuan sebuah instansi sangat ditentukan oleh kemampuan dalam mengelola sumber daya manusia, termasuk menghargai dan memanfaatkan talenta terbaik yang dimiliki.
Kompetisi KRISTAL sendiri merupakan implementasi kerja sama antara ATR/BPN dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang bertujuan mendorong lahirnya inovasi untuk memperkuat pelayanan publik di bidang pertanahan.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia ATR/BPN, Budi Santosa, menjelaskan bahwa kompetisi ini menjadi sarana bagi generasi muda di lingkungan kementerian untuk berkontribusi aktif dalam meningkatkan kinerja organisasi.
“Ini merupakan kompetisi pertama di ATR/BPN, sebagai ajang partisipasi seluruh jajaran dalam menghadirkan terobosan yang mendukung birokrasi yang adaptif dan kompetitif,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, kompetisi KRISTAL 2026 diikuti oleh 404 peserta dengan total 145 ide yang diajukan dalam bentuk abstrak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 101 karya dikembangkan lebih lanjut dalam bentuk poster, video, maupun aplikasi.
Setelah melalui proses seleksi, tiga karya terbaik ditetapkan sebagai juara utama, serta lima karya lainnya sebagai juara favorit.
Juara pertama diraih oleh karya berjudul Ruang Maslahat, yakni prototipe sistem pengendalian pemanfaatan ruang berbasis partisipasi masyarakat yang dikembangkan oleh Kantor Pertanahan Kota Kupang dan Kabupaten Manggarai Barat.
Posisi kedua diraih oleh karya Transparansi Real-Time: Mengawal Petugas Ukur Melalui Genggaman dari Kantor Pertanahan Kota Tangerang.
Sementara juara ketiga diberikan kepada karya CLEARLAND: Marketplace Tanah Terverifikasi dengan AI Value Engine & Feasibility Indicator yang dikembangkan oleh Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN).
Penghargaan kepada para pemenang diserahkan langsung oleh Ossy Dermawan bersama Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan.
Melalui kompetisi ini, ATR/BPN berharap inovasi yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara nyata untuk meningkatkan kualitas layanan pertanahan sekaligus memperkuat tata kelola birokrasi yang lebih modern dan responsif.














