JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun di bank-bank Himbara mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.
Salah satu indikatornya adalah peningkatan konsumsi listrik, yang mencerminkan meningkatnya aktivitas industri dan bisnis.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya usai bertemu dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (15/10/2025).
“Kelihatannya permintaan untuk layanan listrik meningkat, dan pembukaan jaringan baru juga naik,” ujar Purbaya kepada wartawan.
Meski belum mengungkapkan angka detail, Purbaya menduga peningkatan tersebut merupakan imbas dari penyaluran dana pemerintah di Himbara yang mendorong kegiatan ekonomi dan investasi baru di berbagai sektor.
Berdasarkan data PLN per September 2025, konsumsi listrik nasional tumbuh 4,7% secara tahunan (year-on-year/yoy). Secara rinci, konsumsi listrik sektor industri naik 2,3%, sedangkan konsumsi rumah tangga meningkat 0,7%.
Untuk memastikan perkembangan ekonomi dapat terpantau secara real time, Purbaya meminta PLN melaporkan data konsumsi listrik setiap dua minggu sekali. Ia menilai data tersebut bisa menjadi indikator penting aktivitas ekonomi masyarakat.
“Saya akan minta update ke Dirut PLN mungkin setiap dua minggu, datanya seperti apa. Kalau memang masih bisa didorong, kita dorong lagi perekonomiannya,” tegasnya.














